Wabup SBT Buka Rakor Pengawasan Orang Asing

Wabup SBT Buka Rakor Pengawasan Orang Asing

BULA, hunimuanews.com-Wakil bupati Seram Bagian Timur, Idris Rumalutur membuka rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) yang digelar Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Maluku di Bula, Rabu (21/9/2022).

 

Rakor yang digelar di aula kantor Kementerian Agama kabupaten Seram Bagian Timur itu,. dihadiri pimpinan dan anggota Tim Pora SBT, diantaranya unsur TNI -Polri dan Pemerintah daerah.

 

Saat membacakan sambutan tertulis bupati Abdul Mukti Keliobas, Idris Rumalutur menyebutkan era globalisasi saat, perkembangan perekonomian dan perdagangan global menuntut kemudahan pergerakan manusia dan barang.

 

Hal itu, lanjutnya tidak hanya berdampak pada hubungan antara negara, tapi juga hubungan pergaulan antar warga negara.  

 

Karena itu, harus diiringi kewaspadaan dan kesiapan seluruh pihak. Segenap aparatur pemerintah dan masyarakat harus menyadari bahwa ada potensi negatif dari kemudahan perlintasan manusia antar negara tersebut. 

 

" Seperti masuknya ideologi dan budaya asing yang tidak sesuai, tindakan kejahatan internasional dan berbagai hal lainnya, termasuk juga peningkatan jumlah pencari suaka atau pengungsi," katanya. 

 

Sehingga, Tim Pora diharapkan bersinergi dengan semua pihak terkait, guna bersama mengawasi orang asing sesuai Tugas pokok dan fungsi masing masing

 

Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Maluku, H.M. Anwar melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Kemenkumham wilayah Maluku, Mas Arie Yuliansa Dwi Putra menyebutkan, berdasarkan data Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ambon, terdapat dua Warga negara Asing yang saat ini berada di Seram Bagian Timur.

 

Kedua WNA asal negara China tersebut bekerja sebagai tenaga kerja asing pada salah satu perusahaan Kayu di daerah ini, yakni PT. Guodong Sulawesi Wood Industries.

 

"Selain itu, terdapat kemungkinan adanya WNA lain yang mengunjungi Seram Bagian Timur, baik itu wisata maupun kegiatan lain yang mungkin diketahui anggota Tim Pora kabupaten Seram Bagian Timur,"ungkapnya.

 

Karena itu, ia mengajakku semua pihak terkait, terutama Tim Pora untuk bahu membahu, mengawasi kegiatan orang asing di daerah ini. (HN-AL)