Usai Konfercab HMI SBT, Nasir Ditetapkan Sebagai Formatur Sah

Usai Konfercab HMI SBT, Nasir Ditetapkan Sebagai Formatur Sah

BULA, hunimuanews.com-Terlepas pasca Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-V Seram Bagian Timur (SBT) Muhammad Nasir Kwairumaratu di tetapkan sebagai formatur sah.

 

Pasalnya penetapan itu disampaikan Saman Keliata selaku pimpinan Presidium sidang yang dilaksanakan melalui beberapa mekanisme dan prosedur pemilihan yang telah disepakati bersama antara Presidium sidang, anggota presidium dan para masing-masing kandidat. 

 

Kepada Wartawan Selasa Malam(27/21), Saman selaku pimpinan presidium sidang mengatakan, menuju pada tahapan hingga proses pleno empat, selaku presidium sidang dirinya tidak menemukan kendala apapun menjelang proses tersebut.

 

Menurutnya, saat membahas tata tertib (Tatib) yang terhitung kurang lebih enam poin termasuk beberapa kriteria sebelum melaksanakan penetapan, tidak ada debat atau gerakan memanas dari masing-masing kandidat maupun peserta.

 

"Jadi seng ada debat memanas bagitu, cuman semua peserta langsung meloloskan tiga kandidat itu samua," ucap Saman

 

Dikatakan, usai pembahasan kriteria dilanjutkan dengan penyampaian visi misi dan pernyataan sikap dari masing-masing kandidat secara lisan maupun tulisan.

 

Terlepas dari tahap itu, Lanjut Saman, salah satu kandidat yakni Rimbo Rumatiga tampil dan dan menyatakan sikap dihadapan peserta bahwa yang bersangkutan melipat dengan satu suara penuh dari komisariat Syariah Bula.

 

"Jadi setelah itu, abng Rimbo menyampaikan pernyataan sikapnya untuk maju dengan satu suara penuh dari komisariat Syariah Bula, dan setelah itu dilanjutkan dengan kandidat kedua yang itu Bang Nasir Kwairumaratu dengan 3 suara penuh," terangnya

 

Dia membeberkan pada kesempatan itu, Muhammad Nasir Kwairumaratu yang merupakan satu kandidat yang bakal ditetapkan sebagai formatur sah, sebab yang bersangkutan telah memenuhi kriteria berdasarkan mekanisme yang ditelah disepakati bersama.

 

Sementara Saman dan para presidium sidang lainnya sangat menyayangkan perlakuan yang di tunjukan salah satu kandidat yakni Ali Yusba Kelilauw yang merupakan satu kandidat dalam kompetisi tersebut. Dikatakan Saman, jelang penetapan formatur terpilih, Ali Yusba dengan tegas menarik para pendukungnya untuk keluar dari Arena sidang. 

 

"Jadi saat mau penetapan, abng Ali Yusba langsung keluar dan menarik dia pung pasukan untuk keluar tapi dia ada titip dia pu pasukan satu di presidium sidang lae ," cetusnya

 

Dia mengaku saat penetapan itu, para presidium sidang utuh hingga memenuhi syarat untuk dilaksanakan penetapan. Selang beberapa jam kemudian akui Saman, terlihat para warganet ramai ramai memosting memberikan selamat kepada salah satu kandidat yakni Ali Yusba Kelilauw yang jika dilihat pada aturan penetapan yang bersangkutan tidak memenuhi syarat alias kalah.

 

"Jadi kegiatan su selesai bagini, katong samua bubar kembali ke rumah, tiba-tiba sekitar 4 jam bagtu ada postingan yang naik dong berikan ucapan par Abng Ali Yusba, ah Beta bingung lae Ali Yusba ini di tetapkan lewat forum mana bingung lae," akuinya

 

Kendati demikian Saman mengaku bingung atas kemenangan yang diraih oleh yang bersangkutan. Sebab menurutnya, yang ditetapkan lewat forum resmi itu hanya Muhammad Nasir Kwairumaratu selaku Formatur terpilih, dan Rimbo Rumatiga selaku Mide Formatur. (HN-MR