Soal Rekomendasi Partai, Ini Sikap Tegak Lurus DPC PDIP SBT

Soal Rekomendasi Partai, Ini Sikap Tegak Lurus DPC PDIP SBT

BULA, hunimuanews.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Seram Bagian Timur menyampaikan sikap tegak lurus, soal rekomendasi PDIP yang telah di umumkan ketua umum Megawati Soekarnoputri pada 19 Februari 2020 Lalu. Pasalnya, rekomendasi tersebut tidak bisa lagi diganggu gugat oleh pasangan calon lain. 

 

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten SBT Abdul Aziz Yanlua, dalam jumpa pers yang digelar di Bula, 02/08/2020 mengatakan, berdasarkan rekomendasi ketua umum Megawati Soekarnoputri,  DPC, PAC, Ranting dan anak ranting Se-kabupaten SBT telah mensosialisasi dan menkonsolidasi hasil rekomendasi yang diberikan DPP kepada pasangan calon Bupati Fahri Husni Alkatiri dan Wakil Bupati Arobi Kelian, ke seluruh Kecamatan, Desa dan Dusun.

 

"Bahkan alat peraga seperti baileho, spanduk, sosialisasi, telah dipublikasikan di setiap Kecamatan, Desa dan Dusun oleh DPC, PAC Ranting dan anak ranting Se-kabupaten SBT" ucap Sekretaris DPC PDIP SBT itu.

 

Selain itu, Yanlua menyampaikann, sikap Ranting, anak ranting dan PAC mendukung sepenuhnya rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh DPP pada tanggal 19 Februari 2020. "Dan semuanya sudah bekerja sejak rekomendasi di umumkan dan dikeluarkan hingga saat ini. Serta siap lahir batin untuk memenangkan pasangan Faham pada pilkada 2020 di SBT" tutur Yanlua.

 

Yanlua, yang juga Ketua Fraksi PDIP SBT itu menjelaskan, sejak diumumkan rekomendasi PDIP jatuh kepada calon bupati Fahri Husni Alkatiri dan calon wakil bupati Arobi Kelian pada pengumuman tahap pertama, maka DPC PDIP Kabupaten SBT bersama  empat oartai politik, juga mengeluarkan rekomendasi secara resmi kepada pasangan Faham, untuk melakukan konsolidasi secara masif di Kabupaten SBT.

 

Untuk itu, DPC PDIP SBT meminta dengan hormat kepada ketua umum Megawati Soekarnoputri, agar tidak mengindahkan suara protes yang bersumber dari kelompok anak muda yang mengatasnamakan anak adat SBT. Kerana suara tersebut datang dari simpatisan lain yang ingin merebut rekomendasi PDIP.

 

"Bahwa berkaitan dengan kelompok pemuda yang mengatasnamakan masyarakat adat SBT, yang melakukan upaya membatalkan rekomendasi partai dengan cara melakukan aksi di kantor DPP PDIP, mereka adalah kelompok tim pemenangan dari pasangan calon lain, yang saat ini berambisi sekali untuk rekomendasi yang sudah di Umumkan. Dengan harapan DPP dapat membatalkan rekomendasi yang sudah dikeluarkan oleh DPP kepada Fahri-Arobi. Karena setiap survei, Paslon yang di usung PDIP mengalami kenaikan yang sangat signifikan" kata Anggota DPRD SBT tersebut.

 

Olehnya itu DPC, PAC, Ranting dan anak ranting menyampaikan bahwa berbagai bentuk aksi atau gerakan yang dilakukan oleh kelompok yang tidak jelas keberadaannya di partai. Tidak perlu ditanggapi oleh DPD dan DPP partai. Karena mereka tidak berkontribusi sedikitpun terhadap kemajuan partai di Daerah. Melainkan sebaliknya sebaliknya sebagai lawan politik di daerah. (HN-Opan)