Program di SBT Gagal, Menteri Pertanian Kecewa

Program di SBT Gagal, Menteri Pertanian Kecewa

 

BULA, Hunimuanews-Pemerintah pusat telah berupaya memberdayakan petani Jagung di kabupaten Seram Bagian Timur. Bibit telah disalurkan, alat mesin pertanian(Alsintan)telah diberikan. Tapi, program itu tidak membuahkan hasil alias gagal.Menteri Pertanian pun kecewa.

 

Akhir 2016 lalu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman datang ke daerah ini dan menggelar penanaman Jagung di desa Sumber Agung kecamatan Bula Barat.  Ini sebagai bagian dari perwujudan program cetak Sawah dalam rangka Swasembada pangan.

 

Kabupaten SBT diketahui mendapat jatah lahan terbesar dari kabupaten/kota lain di Maluku untuk menanam Jagung dengan dukungan pemerintah pusat.

 

Saat kunjungan Menteri Pertanian, pemerintah daerah menyambut baik, para petani pun demikian, bersemangat mengembangkan Jagung di atas lahan tersebut.

 

Kementerian Pertanian lalu menyalurkan bantuan pupuk,  benih Jagung serta alat mesin Pertanian berupa 25  unit Traktor roda empat kepada petani Jagung di daerah ini.

 

Tapi, obsesi untuk mengembangkan Jagung tersebut tidak membuahkan hasil. Benih Jagung yang telah ditanam tidak dapat dinikmati hasilnya karena kurang terawat.  Bahkan, masih ada benih  Jagung yang hingga saat ini belum ditanam. 

 

Kegagalan  tersebut membuat Menteri Pertanian merasa kecewa, karena program tidak ditindaklanjuti secara baik, sehingga obsesi untuk mewujudkan swasemba pangan pun tidak berjalan dengan maksimal.  

 

“Menteri Pertanian kecewa terhadap kegagalan kita di Seram Bagian Timur,”kata bupati kabupaten SBT, Abdul Mukti Keliobas.

 

Keliobas menegaskan, kegagalan yang berujung kekecewaan Menteri Pertanian tersebut akan berdampak pada nasib pembangunan bidang pertanian, terutama pengembangan Jagung di daerah ini.

 

“ Ini  yang kemudian berimplikasi terhadap bantuan – bantuan pupuk dan lain – lain,”kata Keliobas.

 

Kendati begitu, Keliobas mengungkapkan,  keberhasilan para petani Jagung di desa Jembatan Basah yang ditunjukkan dengan panen Raya Jagung pada, Senin 12/2) dapat menjadi wujud keseriusan petani serta pemerintah di daerah ini.(HN-MB)