Polisi Ciduk Terduga Bandar Togel di Bula

Polisi Ciduk Terduga Bandar Togel di Bula

BULA, hunimuanews.com - Satuan Reskrim Polres Seram Bagian Timur, Minggu (3/6) menangkap empat orang yang diduga merupakan bandar judi  toto gelap (Togel). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

 

Para terduga yang ditangkap yakni MI (22), AP alias Dae (44), EW alias Eli alias Epen (23), dan AR  alias Nando (38).

 

Penangkapan dilakukan setelah Polisi mendapat laporan pada, Sabtu (2/3) sekira pukul 22 : 00 Wit tentang adanya penjualan kupon Togel di pasar Baru (Tradisional) Bula.

 

Berdasarkan laporan tersebut, penjualan kupon Toto gelap dilakukan melalui pesan singkat (SMS). 

 

Tidak menunggu lama, tim Satreskrim Polres SBT langsung  menyasar area pasar Tradisional Bula.

 

Sekira pukul 01 : 10 WIT dinihari, Polisi menangkap tangan salah satu terduga yakni MI yang sedang melakukan rekapan Togel di pasar tersebut.

 

Dari tangan MI, Polisi juga mengamankan barang bukti  berupa 1 buah Handphone dan uang tunai sebesar Rp335.000.

 

Dari Hasil pemeriksaan terhadap MI, Polisi juga berhasil menangkap dua terduga lainnya yakni EW alias Eli alias Epen dan AR alias Nando.

 

Polisi juga mengamankan barang bukti lain, masing – masing dari EW alias Eli alias Epen berupa uang  tunai sebesar Rp 2.688.000, 1 buah Handphone, dan 1 buku catatan nomor Togel.

 

Sementara dari dari AR alias Nando, Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp640.000 dan 1 buah Handphone.

 

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap MI, EW dan AR alias Nando, terungkap bahwa hasil penjualan dikumpulkan di rekan mereka yakni AP.

 

Polisi kembali bergerak, menangkap AP alias Dae serta barang bukti berupa 1 buah Handphone dan bukti transfer bank BRI.

 

Para terduga serta barang bukti saat ini telah dimanakan di Mapolres SBT untuk diproses lebih lanjut.

 

Kapolres SBT AKBP. Saminata mengatakan, jajarannya dari awal telah berkomitmen untuk memerangi perjudian.

 

Olehnya, lanjut AKBP. Saminata pihaknya mengimbau  masyarakat Seram Bagian Timur, terutama di  kota Bula untuk bersama kepolisian, mendukung komitmen tersebut.

 

“Terlebih dalam suasana bulan Ramadhan seperti ini. Dimana, seharusnya lebih dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa."ujarnya.(HN-GR)