Peringati Hari Pers Nasional Ke-75, Ini Langkah PWI SBT

Peringati Hari Pers Nasional Ke-75, Ini Langkah PWI SBT

BULA, hunimuanews.com-Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasioanal (HPN) yang ke-75, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupten Seram BagiannTimur (SBT) berinisiatif menggagas satu acara dialog publik dengan mengusung tema "Bangkit dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi".


Diketahui acara tersebut berlangsung di Ruang Aula KPU SBT, Kamis (10/02/21) dihadiri Kapolres SBT Andre Sukendar, Camat Bula Barat Ridwan Rumonin, Kepala Desa Waisamet Ibrahim Alvin Rumatumia, Ketua KNPI SBT Rusdi Rumata dan sejumlah pimpinan OKP/OKPI lainnya.

 

Hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Perindusterian Perdagangan Koperasi dan UKM SBT Adam Rumbalifar, Kabid Perencanaan Dinas Pertanian SBT Sofyan Kelian dan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Djami Hamisi.

 

"Pada momentum Hari Pers Nasional (HPN) ini merupakan kali pertama PWI SBT memperingatinya sejak kabupaten ini dimekarkan" Ungkap karateker PWI SBT Yasin Kelderak.

 

Ia berterimakasih kepada pemerintah daerah (Pemda) dan seluruh instrumen daerah yang turut berpartisipasi sejak SBT ini lahir hingga kini Pers mulai tumbuh dan berkembang di bumi Ita Wotu Nusa.

 

Dikatakan keberadaan pers saat ini hadir untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat guna menopang kondisi demokrasi di negeri ini yang lebih baik.

 

"Kami percaya bahwa kita semua akan terus membantu dan berkontribusi untuk menyehatkan kehidupan demokrasi kita di negeri ini" Pungkasnya.

 

Reporter RRI Bula ini juga menambahkan diera pandemi ini tugas pers tidak hanya mengawal kasus kasus korupsi atau penyelewengan dalam urusan pemerintahan, melainkan turut membantu pemerintah daerah dalam memperbaiki serta meningkatkan kondisi ekonomi di bumi yang bertajuk Ita Wotu Nusa ini.

 

Selain itu Kapolres SBT Andre Sukendar dalam sambutanya mengatakan, dirinya turut berterima kasih kepada insan pers yang terus menyajikan informasi informasi penting kepada masyarakat SBT secara kolektif, meskipun dalam kondisi pandemi covid 19.

 

"Dalam situasi apapun masi peduli dengan kita semua, terkususnya masyarakat kabupaten seram bagian timur, untuk bangkit dari satu kondisi covid 19 yang kita hadapi". Jelasnya (HN.MR)