Pemkab SBT dan BWS Datangi Lokasi Rawan Banjir

Pemkab SBT dan BWS Datangi Lokasi Rawan Banjir

BULA, hunimuanews.com-Untuk menyikapi kembali terjadinya banjir di kota Bula, Pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT) bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku mengunjungi secara langsung beberapa lokasi yang menjadi titik rawan banjir di Kota Bula, Kamis 13 Januari 2022.

 

Terpantau Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Kaliobas didampingi kepala dinas PUPR Umat Bilahmar, Plt kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Usman Kaliobas, Plt kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Ilham Heodrawi, dan kepala dinas PTSP Saleh Sukunora untuk sama sama melakukan peninjauan di lima sungai yang menjadi titik rawan banjir.

 

Sinergitas Pemda Kabupaten SBT dan BWS Maluku untuk menyikapi persoalan banjir yang terjadi di kota Bula, dan pihak BWS sangatlah responsif terhadap bencana banjir yang akhir-akhir ini melanda kota Bula akibat meluap beberapa sungai.

 

Bupati Mukti Kaliobas mengatakan kedatangan pihak BWS di Kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT) dengan tujuan meninjau lokasi – lokasi rawan banjir, dan akan dilakukan segera penanganan sementara agar dapat mengurangi beban banjir saat turunnya hujan.

 

Sambil menunggu usulan anggaran dari BWS Maluku ke Kementerian PU untuk dibangunnya kolam retasi di tahun 2023 mendatang nanti.” ungkap Kaliobas kepada Medgo.ID usai tinjau lokasi banjir.

 

 

Dikesempatan itu pula, dihadapan BWS Maluku. Bupati dua periode itu mengucapkan terimakasih kepada balai sungai yang mana telah cukup responsif terhadap banjir di kota Bula.

 

Hal itu,berdasarkan hasil koordinasi kami bersama balai sungai pada beberapa hari lalu, dan direspon baik, dari hasil koordinasi itu sehingga kami sudah tetapkan bersama bahwa untuk menyelesaikan banjir di kota Bula.

 

” Untuk anggaran, dibutuhkan sebesar 60 miliar yang nantinya akan di anggarkan pada tahun 2023 mendatang.” Cetusnya.

 

Yang terpenting upaya kita dan BWS Maluku dalam melakukan peninjauan ini, kata Kaliobas untuk sedikit mengurangi beban banjir yang ada di kota Bula. Olehnya itu, dengan adanya kunjungan Balai dan konsultannya ini untuk melihat sejauh mana upaya kita dalam penanganan banjir di Bula,

 

” Dengan upaya kita dalam sedikit menekan banjir dibula dengan cara kita akan menggunakan bronjong dan geobag untuk penanganan sementara terhadap banjir terdahsyat. ” Jelasnya . (HN-EL)