Pemasangan Listrik Daerah Papua Satu Rumah Lebih Dari Rp 200 Juta

Pemasangan Listrik Daerah Papua Satu Rumah Lebih Dari Rp 200 Juta

Papua, hunimuanews - Pemerataan listrik di seluruh Indonesia terus dikejar oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) utamanya untuk wilayah Papua dan Papua Barat. Kedua wilayah ini memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi oleh PLN agar bisa mengaliri listrik.


Direktur Bisnis PLN Wilayah Maluku dan Papua Ahmad Rofiq menyampaikan biaya yang besar harus digelontorkan PLN untuk bisa menerangi satu rumah di Papua. Tak tanggung-tanggung, biayanya mencapai Rp 200 juta per rumah.

"Target kita yang sudah direalisasikan itu 191 desa. Biayanya itu 419 miliar. Coba kalau kita bagi aja deh, 419 dibagi 191, itu satu rumah lebih dari 200 juta," ungkapnya

Biaya untuk mengaliri listrik ini berbeda jauh dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. Rofiq menjelaskan, perbedaan biayanya bisa mencapai 2 hingga 3 kali lipat. "Kalau dibanding Jakarta, jauh. Kita cuma enggak nyampe Rp 1 juta Rp 2 juta," katanya.

Rofiq menjelaskan, biaya mahal tersebut karena medan terjal dan sulit yang harus dihadapi apabila ingin memasang listrik. Ada satu desa di Papua yang hanya terdapat sedikit rumah. Biaya pemasangan listrik pun akan semakin mahal karena faktor pembagi semakin sedikit.

"Contoh di Nabire ada dua desa. Satu desa itu satunya 40 rumah, satunya 60 rumah. Kalau di Jakarta kan enggak ada, pasti kan ribuan rumah," kata Rofiq.

Menurutnya, solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengucurkan investasi lebih banyak. Langkah ini dipercaya akan bisa membantu PLN untuk mendistribusikan listrik lebih banyak ke desa-desa terpencil yang sulit terjangkau di Papua. (HN - LukyP)