Nina Parenting SBT Gandeng Dinkes Perangi Stunting di Kec. Siwalalat & Werinama

Nina Parenting SBT Gandeng Dinkes Perangi Stunting di Kec. Siwalalat & Werinama

BULA, hunimuanews.com-Untuk lebih menekan laju angka stunting pada setiap lokus stunting di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Nina Parenting SBT, Misa Keliobas bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) SBT menggandeng Dinas Kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur

 

Upaya pencegahan itu gencar dilakukan dalam bentuk kunjungan kerja (Kunker) Nina Parenting, Tim penggerak PKK dan Dinas Kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di sejumlah desa di kecamatan Siwalalat dan Werinama baru baru ini. Tak lain kunjungan tersebut adalah untuk mengetahui jumlah kasus stunting di sejumlah lokus stunting, serta upaya pencegahan yang dilaksanakan pada beberapa desa di wilayah tersebut.

 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Samun Rumakabis saat ditemui wartawan di ruang kerjanya Senin, (6/08/21) mengatakan, kunjungan Nina Parenting SBT Misa Keliobas bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) beberapa waktu lalu di kecamatan Siwalalat dan Werinama itu, tentunya untuk mengetahui berapa jumlah kasus stunting disetiap lokus stunting yang dikunjungi. Tidak hanya itu, upaya menekan angka stunting di wilayah itu pun dilakukan Nina Parenting bersama Dinas Kesehatan setempat.

 

"Berkaitan dengan kunjungan Ibu Nina Parenting SBT dan didampingi Dinas kesehatan untuk mengetahui dan mendatakan kasus stunting di setiap lokus stunting di dua kecamatan ini serta adanya langkah pencegahan yang kami lakukan disana," ucap Rumakabis

 

Rumakabis mengaku, partisipasi pemerintah desa termasuk masyarakat pada wilayah tersebut menyambut kedatangan Nina Parenting, Dinas Kesehatan SBT dan para pengurus TP PKK terlihat cukup antusias. Sebab kunjungan itu tak lain adalah memberantas kasus stunting pada setiap desa yang dikunjungi itu.

 

Dia berkesimpulan, dengan adanya kunjungan yang dilakukan Nina Parenting SBT yang dilaksanakan terus menerus, maka upaya penurunan angka stunting dapat teratasi secara baik.

"Dengan kunjungan seperti ini dapat kita simpulkan bahwa insya Allah upaya pencegahan kasus stunting di setiap lokus stunting di SBT ini akan teratasi secara baik," harapnya

 

Dikatakan, hadir dalam kunjungan kerja bersama Nina Parenting SBT Misa Keliobas beberapa waktu lalu itu diantaranya Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Seran Bagian Timur (SBT Samun Rumakabis, Wakil Ketua TP PKK SBT Hayati Kastella, beserta para anggota PKK dan Tenaga Kesehatan (Nakes) pada Dinas Kesehatan SBT.

 

Sementara dalam kunjungan itu, data Desa lokus stunting yang terdata oleh dinas kesehatan (Dinkes) SBT itu berjumlah empat Desa terdiri dari dua kecamatan. Desa tersebut diantaranya Desa Tunsai, Desa Polin Desa Lapela kecamatan Siwalalat dan Desa Batuasa kecamatan Werinama.

 

Dijelaskan, jumlah kasus stunting pada masing-masing desa tersebut diantaranya Desa Tunsai kecamatan Siwalalat berjumlah 8 kasus stunting, yang normal 2 kasus, sementara tersisa 6 kasus aktif. Lanjut Desa Polin berjumlah 19 kasus yang ditangani 10 kasus yang berkategori normal, sementara tersisa 9 kasus aktif. Desa Lapela pun ikut mengalami data dari kasus yang sama.

 

Sementara itu, Desa Batuasa kecamatan Werinama terdapat 23 kasus, yang dapat ditangani dari 23 kasus tersebut sebanyak 10 kasus yang berhasil normal. Sementara kasus aktif tersisa 13 kasus pada Desa Batuasa kecamatan Werinama yang belum ditangani.

 

Kendati demikian Rumakabis berharap, masalah kesehatan masyarakat di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa ini perlahan-lahan bakal diatasi secara bertahap dengan melibatkan seluruh elemen di kabupaten Seram Bagian Timur. (HN-MR