Musyawarah Dewan Adat Kepulauan Kei untuk Pilkada Tetap Berjalan Aman dan Lancar

Musyawarah Dewan Adat Kepulauan Kei untuk Pilkada Tetap Berjalan Aman dan Lancar

 

Kei,  hunimuanews - Himbauan Dewan Adat Kepulauan Kei agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) baik Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara, maupun Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual dapat berlangsung dengan lancar, aman dan damai di tahun 2018 ini.

 

Ketua Dewan Raja Rat Lor Siu Lor Lim, Kepulauan Kei meliputi wilayah kota Tual dan Maluku Tenggara, Abdul Hamid Rahayaan, usai musyawarah bersama para raja yang tergabung dalam Raja Raja Ursiuw maupun Raja-Raja Loor Ohoi Lim, di Langgur.

 

“Imbauan ini mencermati predikat tingkat kerawanan Pilkada serentak yang dikeluarkan Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia, yang menempatkan Pilkada Kota Tual di nomor urut satu tingkat kerawanan’tegasnya

 

KPU Kota Tual maupun di KPU Maluku Tenggara pada beberapa waktu lalu telah diadakan deklarasi Pilkada damai yang disepakati oleh masing-masing pasangan calon (Paslon).

 

“Dalam pesta demokrasi ini, siapa yang berniat untuk  menjadi Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, maupun Gubernur dan Wakil Gubernur, kita semua orang basudara di Maluku “tuturnya

 

Musyawarah Dewan Adat menghendaki pelaksanaan Pilkada di daerah ini dapat berjalan aman, lancar dan damai. Rahayaan juga meminta penyelenggara Pilkada harus bertindak jujur dan tidak berpihak ke Paslon manapun juga.

 

Dewan adat siap dan selalu mendukung pihak aparat keamanan baik Polri maupun TNI, lebih khusus pihak Kepolisian Daerah Maluku, Polres Maluku Tenggara dalam menjaga situasi Kamtibnas dalam perhelatan pilkada serentak tahun ini yang dijadwalkan pelaksanaannya pada 27 Juni 2018 “tutupnya (HN – dms)