Membangun Solidaritas Pesan Natal Dari Negeri Soya

Membangun Solidaritas Pesan Natal Dari Negeri Soya

Ambon, hunimuanews - Momentum Natal untuk memperbarui diri menuju manusia dengan solidaritas sosial yang kokoh. Itulah yang diajarkan Yesus yang datang ke bumi ini dengan sinar terangnya.

Di balik penderitaan dan pengorbanan Yesus datang dengan semangat kehidupan baru yang lebih baik. Kehidupan yang damai dan lebih baik ditandai dengan toleransi dan saling menyadari kekurangan masing-masing.

Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri. Karena itulah, diajarkan untuk saling berbagi kepada pihak lain yang kekurangan. Solidaritas semacam ini upaya untuk memperbaiki kehidupan agar berjalan seimbang.

Ajakan itu disampaikan Pdt Fery Nahusonadalam refleksi  pada perayaan Natal Panitaia Hari-Hari Besar Gerejawi dan Nasinaol Jemaat GPM Soya.

Makna Natal seperti tema: “Imanuel”yang artinya Allah beserta Kita’ hendaknya menggugah hati semua orang untuk berprilaku dan bertindak selayaknya Allah dalam wujud Yesus Kritsu yang rela turun menjadi manusia dan lahir dalam kandang di Betlehem.

Menurut Nahusona berbagai fakta ketidakadilan selama ini yang menyelimuti sudah seolah-olah tak lagi memberi harapan akan masa depan.

Dalam situasi seperti demikianlah Kristus lahir. Dia lahir di tengah kehilangan keadaban ,penindasan, dan eksploitasi, ditenagh dunia yang semakin maju dan modern.

Nahusona menambhakan, kesadaran akan Allah yang hadir dalam diri para gembala dan kawula elit adalah semangat untuk berubah menuju dunia yang lebih baik, dunia yang penuh damai dan cinta kasih. Di dalam merayakan Natal sekarang ini,Nahusona mengingatkan  agar  semua kembali pada terang sejati

Natal membangkitkan harapan dalam hidup dan sekaligus memanggil umat Kristiani tetap mengupayakan kesejahteraan semua orang.

Umat Kristiani juga dipanggil dan diutus untuk menjadi terang yang membawa pengharapan dan terus bersama sama mencari serta menemukan cara-cara yang efektif dan manusiawi untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama.

Perayaan Natal yang dihadiri Raja Negeri Soya di meriahkan dengan berbagai kidung pujian dan tari serta diisi dengan pemeberian paial juara loma taman natal dan pemerian talih kasih (HN - dms)