Keliobas Pastikan, Sejumlah Desa di SBT Ikuti Pilkades Serentak

Keliobas Pastikan, Sejumlah Desa di SBT Ikuti Pilkades Serentak

BULA, hunimuanews.com-Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas memastikan, sejumlah desa di bumi Ita Wotu Nusa ini bakal mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak November mendatang.

 

Kepastian ini disampaikan Keliobas kepada wartawan, usai mengikuti penyerahan nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) tahun 2021, di Gedung DPRD SBT Rabu kemarin.

 

"Soal pemilihan kepala desa ini secepatnya akan dilaksanakan, anggarannya akan kita upayakan dan pilkades ini juga dilakukan secara bertahap dari 3 dapil yang ada," kata Keliobas

 

Dia menjelaskan, proses pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) akan dilaksanakan secara bertahap di 15 kecamatan yang tersebar di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). 

 

Bupati dua periode ini ikut mendorong, agar terdapat penyediaan dana pelaksanaan Pilkades serentak pada pembahasan perubahan Kebijakan Umum Anggaran APBD (KUA) serta perubahan Prioritas dan Platfon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2021.

 

“Pilkades dipercepat, karena kita harapkan di APBD Perubahan ini, sudah harus dianggarkan Pilkades,” ujarnya.

 

Selaku Bupati, pihaknya berharap, di tahun tahun 2022 mendatang, pemilihan kepala desa di daerah ini dapat terlaksana secara menyeluruh.

 

Semula perencanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) ini, telah di bahas bersama dalam rapat gabungan komisi di DPRD SBT beberapa waktu lalu. Dalam rapat tersebut, DPRD turut mempresur perencanaan pemilihan kepala desa pada November mendatang minimal 30 % dari 198 desa.

 

Sejalan dengan hal tersebut, dihadapan salah satu Anggota DPRD SBT Samad Rumakabis beberapa waktu lalu, saat menggelar Reses masa sidang ke dua tahun sidang 2021 di kecamatan Siritaun Wida Timur, turut memperoleh masukan dari masyarakat setempat terkait Pilkades dimaksud.

 

Alasan masyarakat agar secepatnya digelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) itu, disebabkan dari sejumlah desa di kecamatan tersebut masih dipimpin penjabat sementara (Karateker). Mereke menilai setiap desa yang masih dipimpin oleh penjabat itu, roda pemerintahan di wilayah tersebut tak normal.

 

Dengan penuh ikhtiar, mereka meminta kesediaan DPRD SBT agar secepatnya mendorong proses pelaksanaan Pilkades di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dilaksanakan. (HN-MR