Kadis Pemdes Buka Pelatihan Kuliner Berbahan Sagu di Waraswaras

Kadis Pemdes Buka Pelatihan Kuliner Berbahan Sagu di Waraswaras

BULA, hunimuanews.com-Kepala dinas Pemberdayaan Pemerintahan dan Masyarakat Desa Kabupaten Seram Bagian Timur, Jafar Kwairumaratu membuka pelatihan Kuliner Berbahan Dasar Sagu yang digelar pemerintah Negeri Waraswaras kecamatan Tutuk Tolo, Jumat (5/10).

 

Pelatihan dengan tema “Pemanfaatan Potensi Sagu dalam Menemukan Produk Unggulan Negeri Serta Upaya Menjejaki Industri Kuliner Rumahan” itu digelar di aula desa Sesar kecamatan Tutuk Tolo.

 

Hadir pada kegiatan tersebut, Camat Tutuk Tolu, Kapolsek Tutuk Tolo, Kepala Desa dan Saniri Negeri Waraswaras, tim ahli pemberdayaan desa serta para peserta pelatihan.

 

Saat menyampaikan sambutan, kepala dinas Pemdes, Jafar Kwairumaratu mengatakan, dengan Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, desa diberi kesempatan yang cukup besar untuk mengurus tata pemerintahan sendiri.

 

Selain itu, desa juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan pembangunan dan kualitas kehidupan masyarakat di desa itu sendiri.

 

“Desa dapat mengelola, membentuk dan menetapkan peraturan-peraturan negeri untuk menetapkan sebuah anggaran pembangunan desa, disitulah desa mempunyai kewenangan, kewenangan yang besar yaitu desa mempunyai kewenangan hak asal usul dan kewenangan berskala desa,” jelas Kwairumaratu

 

Atas nama pemerintah kabupaten SBT, lanjut Kwairumaratu, ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada raja Waraswaras, Saniri negeri dan perangkat desanya.

 

Dimana, pada tahun anggaran 2018 ini, melakukan sebuah kegiatan yang mengarah kepada produk unggulan desa. Ini merupakan kegiatan yang memang diprioritaskan dalam pelaksaan ataupun pemanfaatan dana desa,”ungkapnya.

 

Ditempat yang sama, Raja Negeri Waraswaras, Buatan Mohamad Irfan mengatakan, kegiatan kuliner berbahan dasar sagu ini sebenarnya kegiatan tahun 2017, namun dana desa tahun 2017 sempat tertunda, sehingga kegiatan ini baru terlaksana pada tahun 2018. “Ini pun ada beberapa kendala, sehingga saat ini baru dapat dilaksanakan,"ungkapnya.

 

Disebutkan, Sagu merupakan salah satu potensi unggulan di negeri Waraswaras disamping potensi lain, sehingga pihaknya menaruh perhatian serius pada potensi tersebut.

 

“Kami berpikir bahwa tidak sekedar untuk sebagai santapan hari-hari di rumah, sehingga bila dikelola dengan baik, sagu dapat merupakan produk unggulan yang berasal dari negeri yang kemudian bisa dipasarkan sampai ke luar”tegas Irfan

 

Karena itu, lanjut Irfan pihaknya melaksanakan pelatiihan tersebut. Dan diharapkan, bermanfaat dan menjadi nilai tambah bagi pemerintah dan warga di negeri Warawaras.

 

“Kegiatan ini akan kami selenggarakan selama tiga hari kedepan, kegiatan ini juga kami rangkaikan dengan kegiatan pelatihan manajemen bagi pengurus BUMDes (Badan Usaha Milik Desa),”katanya.(SR).