Kabupaten SBT Masuk Penerapan Program "Siak" Terpusat

Kabupaten SBT Masuk Penerapan Program "Siak" Terpusat

BULA, hunimuanews.com- Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) sebagai salah satu kabupaten di provinsi Maluku yang masuk dalam penerapan program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (Siak) terpusat Tahun 2021.

 

Kepastian penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (Siak) ini, disampaikan tim teknisi Kementerian Safrizal Fauzi beserta rekannya saat mengunjungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) di Bula Selasa, (21/9/21).

 

Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (Siak) terpusat ini, semula telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 95 tahun 2019 tentang Siak, bertujuan mengakses Administrasi Kependudukan sebagai satu rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dokumen dan data kependudukan.

 

Dari 50 kabupaten kota se-Indonesia, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) merupakan salah satu kabupaten di ujung timur Indonesia ini yang masuk dalam penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (Siak). 

 

Penerapan Siak ini dapat melayani pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil berdasarkan peristiwa kependudukan (population events) dan peristiwa penting (vital events).

 

Selain itu data kependudukan yang tersimpan dalam basis data yang keluarannya antara lain, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akta Kelahiran, dan seterusnya.

 

Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) SBT Sidik Rumalowak dalam menanggapi layanan sistem penerapan Siak ini, pihaknya menyampaikan terimakasih atas kedatangan Tim Teknisi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah berkunjung di Bumi Ita Wotu Nusa ini untuk mensosialisi pemanfaatan Siak tersebut.

 

Dia menandaskan, penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (Siak) terpusat ini merupakan sistem informasi yang ditumbuh-kembangkan berdasarkan prosedur-prosedur pelayanan administrasi. Tak hanya itu, akses data kependudukan itu dapat dilakukan dengan menerapkan sistem teknologi informasi dan komunikasi, guna menata sistem administrasi kependudukan di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang lebih baik.

 

Menurutnya, upaya penerapan Siak terpusat ini merupakan bagain dari langkah komunikasi dan kolaborasi Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Disdukcapil SBT sebagai salah satu lembaga pelayanan data kependudukan.

 

" Pemanfaatan penerapan Siak ini bagian dari langkah kita, yang kemudian didorong juga oleh kementerian dalam negeri untuk kepuasan masyarakat dalam hal pemanfaatan dan akses layanan di bidang kependudukan," ucapnya.

 

 

Sementara tim teknisi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia Safrizal Fauzi dalam paparannya mengatakan, semula program Siak terpusat ini telah diterapkan sejak awal, namun mempunyai satu tujuan yakni memiliki satu basi data, agar yang dipastikan sisi keamanan data kependudukan itu dapat terlindungi.

 

"Program Siak terpusat ini sebenarnya suda dirancang sekian lama, namun hanya memiliki satu tujuan, yaitu agar bagaimana data kita itu dapat terlindungi," ujarnya

 

Dikatakan, hingga saat ini terdapat beberapa kabupaten Kota yang masih menggunakan basis datanya masing-masing. Kendati demikian, jika dihimpun menjadi satu, kata Rizal akan menjadi hambatan berupa munculnya Data ganda dan NIK ganda kependudukan.

 

Dijelaskan, jika kedepan digunakan penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (Siak) terpusat seperti kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) saat ini, maka apapun transaksi berupa perubahan yang dilakukan di Siak terpusat, secara sendirinya akan terintegrasi dengan lembaga pengguna semisal BPJS, Perbankan dan lembaga lainnya.

 

"Melalui penerapan Siak Ini data data itu dapat diminimalisir, dan jika terdapat perubahan yang dilakukan secara sendirinya akan terintegrasi atau terkonek dengan lembaga-lembaga lainnya," jelasnya

 

Selain itu, jalur untuk mengakses data kependudukan ini, dijelaskan dapat diakses melalui Digital ID. Hal ini akan mempermudah masyarakat dalam melakukan proses permohonan data kependudukannya.

 

"Jadi ini mempermudah masyarakat tentunya, sebab akan diakses melalui aplikasi yang namanya "EDigital ID" dengan persyaratan basis datanya itu harus terdaftar di pusat," terangnya

 

Safrizal Fauzi yang merupakan tim teknisi Kementerian ini saat diwawancarai awak Media mengungkapkan, alasan mendasar ditetapkan kabupaten Seram Bagian Timur melalui Disdukcapil SBT yang masuk penerapan Siak terpusat ini ditelaah berdasarkan penginputan data berupa Akta Kelahiran (AK), Kartu Identitas Anak (KIA), NIK Kartu Keluarga (KK), beserta NIK KTP yang dinilai cukup melebihi target.

 

"Jadi yang menjadi alasan mendasar itu memungkinkan suda mencakup penerapan Siak terpusat ini adalah dari penginputan data. Misalnya Akta Kelahiran, NIK Kartu Keluarga, KTP dan data data lain yang dinilai cukup memenuhi target," tandasnya. (HN-MR