Dugaan Penyelewengan BBM di Kota Bula, Ini Sikap Disperindag SBT

Dugaan Penyelewengan BBM di Kota Bula, Ini Sikap Disperindag SBT

BULA, hunimuanews.com-Dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota Bula kabupaten Seram Bagian Timur di disikapi langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkap) SBT, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) 


Sikap itu disampaikan LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) SBT, kepada Dinas terkait melalui pertemuan yang digelar secara langsung di Disperindag Selasa, (06/04/21).


Diketahui pertemuan tersebut dalam rangka menyikapi masalah kelangkaaan Minyak Tanah (Mitan) yang saat ini terjadi di Kota Penghasil Migas Ini.


Berdasarkan sumber yang dihimpun media ini menyebutkan, Kepala Disperindag Kabupaten SBT Adam Rumbalifar menyikapi persoalan yang terjadi. Menurutnya kata Adam, jika informasi itu benar adanya dan dapat dibuktikan, maka pemerintah daerah tidak akan segan untuk meminta Pertamina untuk mencabut  Izin Usaha (IU) yang terlibat sebagai agen penyalur.


“Ada temuan di lapangan yang ada penyelewengan. Disinyalir  ada minyak subsidi yang sebagian lari ke industri. Ada Lagi bahwa minyak itu tidak disalurkan sesuai mekanisme dan fungsinya,”ucap Adam di ruang kerjanya usai pertemuan.


Rumbalifar menegaskan, pihaknya  diberi kewenganan oleh SKK Migas dan Pertamina untuk mengawasi  penyaluran BBM bersubsisi di masyarakat.  


Kendati demikian, jika terdapat temuan tentang adanya penyelewengan BBM itu, maka tindakan tegas harus diambil guna memberi efek jerah, sekaligus mendorong penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk keuntungan pribadi.


“Kami dalam waktu dekat akan memangggil pihak-pihak terkait. Kami mengimbau distributor menykiapi persoalan minyak ini dengan benar,” tegas Rumbalifar.


Ia menjelaskan, lanjut Rumbalifar tentang resiko bagi pihak yang melakukan penyelewengan BBM bersubsidi itu, tidak hanya berupa sanksi administartif saja, melainkan juga sanksi pidana. Untuk itu,  pihaknya kata Adam, akan serius menyikapi dugaan penyelewengan BBM bersubsidi tersebut.

 

“Kami tidak main-main dalam soal minyak subsidi ini. Barang  siapa yang melakukan penyelewengan terhadap minyak subsidi maka dipidana itu pasti,”.Tutupnya (HN-MR)