DPRD Berharap DAK  2018 Tidak Molor

DPRD Berharap DAK  2018 Tidak Molor

BULA, hunimuanews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Seram Bagian Timur berharap, Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 untuk daerah ini tidak terlambat. Sehingga agenda pembangunan tidak terganggu.

 

Hal tersebut mengemuka dalam rapat komisi B DPRD Seram Bagian Timur bersama pimpinan sejumlah  Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (3/7).

 

Ketua komisi B, Noaf Rumau kepada wartawan setelah memimpin rapat tersebut mengatakan, salah satu syarat untuk pencairan DAK adalah dokumen tender.

 

Sehingga, lanjut Rumau pihaknya berharap, pemerintah daerah bekerja cepat untuk proses tender ini di SKPD terkait, agar setelah tender, dokumen tender ini dibawa ke pemerintah

 

“Sehingga DAK 2018 untuk SBT dapat dicairkan. Saat rapat, kita telah sepakati, khusus untuk DAK bidang fisik segera ditenderkan,”ungkapnya.

 

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, saat ini pemerintah daerah Seram Bagian Timur memiliki waktu 20 hari untuk proses pencairan DAK dengan didahului tender.

 

" Kesepakatan antara komisi dan SKPD itu kita punya sisa waktu 20 hari, kalau tidak salah sampai dengan tanggal 23 Juli. Nah, dari 20 hari itu, kita sepakati, untuk 17 hari kita persiapkan, mulai dari persiapan sampai dengan pengumaman tender,”katanya.(GR)