DPRD Apresiasi Program Air Bersih di Lalasa

DPRD Apresiasi Program Air Bersih di Lalasa

 

BULA, Hunimuanews - Krisis air bersih di desa Lalasa kecamatan Pulau Panjang kabupaten Seram Bagian Timur akan teratasi. Tahun ini, pemerintah membangun sarana penyulingan air laut menjadi air tawar untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Komisi C DPRD menyambut baik program tersebut

Langkah pembangunan sarana penyulingan air laut menjadi air tawar, karena di desa Lalasa tidak terdapat sumber air yang layak dimanfaatkan. Baik sumber air tanah berupa sumur gali dan sumur bor  maupun sumber air permukaan berupa sungai.

 

Tidak tersedianya sumber air tersebut, sehingga program Penyediaan Air Minum dan Sinitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) pun tidak daapat dilaksanakan di desa itu.

 

“Alternatifnya adalah  penyulingan air laut menjadi air tawar,  RO (Reverse Osmosis). Insha Allah, tahun ini sudah pembangunan fisiknya,” kata Kepala bidang Cipta Karya dinas Pekerjaan Umum kabupaten SBT, Djabar Tianotak saat rapat kerja bersama komisi C DPRD kabupaten SBT, Rabu (21/2).

 

Pembangunan fasilitas penyulingan air laut menjadi air tawar tersebut dilakukan dengan dana sebesar Rp2 milyar yang bersumber dari APBN.

 

Tianotak mengatakan, bila fasilitas tersebut telah rampung dan digunakan maka kapasitas air tawar  layak konsumsi yang dihasilkan dapat mencapai  192 Liter per detik.

 

“Dan itu sesuai perhitungan teknis di kementerian, itu sudah memenuhi kebutuhan air bersih di desa Lalasa sampai 20 tahun ke depan,”pungkasnya.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari komisi C DPRD Seram Bagian Timur. Pemerintah diharapkan serius membangun sarana tersebut, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih.(HN - MB)