Dipersip SBT Adakan Program TPBIS Sebagai Peningkatan Literasi Digital

Dipersip SBT Adakan Program TPBIS Sebagai Peningkatan Literasi Digital

BULA, hunimuanews.com- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dipersip) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melaksanakan kegiatan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Insklusi Sosial (TPBIS) dengan tema "Literasi Digital" sebagai "Pemanfaatan Jurnal Digital Dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Mahasiswa.

 

Diketahui kemampuan Literasi Digital merupakan satu metode pembalajaran bagi mahasiswa termasuk masyarakat guna meningkatkan minat baca yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari hari.

 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT Sumarno Sagala dalam sambutanya menjelaskan, Literasi digital merupakan salah satu contoh untuk meningkatkan kemampuan memahami dan menggunakan informasi dari beberbagai sumber yang dapat diakses melalui teknologi komputer. 

 

"Literasi digital ini tentunya diakses melalui pendekatan teknologi informasi, sehingga memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat serta dapat merubah kualitas hidup menjadi lebih baik," jelasnya

 

Dikatakan, berkaitan dengan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Insklusi Sosial itu, beberapa waktu lalu telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama (MOU) antara Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Seram Bagian Tiimur (SBT) dengan STAI Seram Timur guna mewujudkan tridarma perguruan tinggi.

 

"Kegiatan hari ini adalah tindak lanjut dari kerjasama dimaksud, dengan salah satu program kerja dinas perpustakaan dan kearsipan yaitu, TPBIS dengan tema kegiatan "Literasi Digital", terangnya

 

Sumarno menegaskan, literasi tak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis saja, melainkan lanjut Sumarno literasi dapat dijadikan sebagai acuan mengatasi masalah sosial kemasyarakatan. Dengan bagitu Literasi telah diadopsi sebagai satu indikator penting dalam pembangunan yang berdampak pada sosial ekonomi masyarakat.

 

Sejalan dengan hal itu, Wakil Bupati (Wabup) Seram Bagian Timur (SBT) Idris Rumalutur dalam mengawali sambutanya mengatakan, selaku ketua Yayasan Gita Tita Falamuri STAI Seram Timur pihaknya mengapresiasi kegiatan dimaksud, yang mana dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah menggandeng Stais Seram Timur untuk menjalin kerja sama dalam pelatihan yang mengarah ke dunia literasi. 

 

"Saya berharap dengan adanya kesepakatan dan kerja sama ini dapat berlanjut dengan aktifitas aktifitas baru yang akan datang, antara Stais Seram Timur dan dinas perpustakaan kearsipan," ujar Wabup

 

Selain itu kata Wabup, dirinya menilai kegiatan yang berkaitan dengan litarsi digital itu dapat dijadikan sebagai pergeseran peradaban manusia pada zaman digitalisasi, yang mana lanjut Wabup, semua akses informasi sosial dapat diupdate secara nasional bahkan internasional.

 

Ditambahkan, peran perpustakaan pada era digitalisasi di zaman ini cukup penting untuk dilakukan melalui dunia literasi, hal ini tentunya berdampak terhadap pemahaman dan pengetahauan regenerasi terutama mahasiswa agar mampu memanfaatkan dirinya sebaik mungkin.

 

"Terutama ade-ade mahasiswa agar terus membuka diri mengupdet informasi melalui era digitalisasi ini, barang siap yang tak mau memanfaatkan kondisi ini maka ia akan tertinggal," pungkasnya

 

Diketahui pada kesempatan tersebut terdapat dua sub kegiatan yang dilaksanakan secara bersamaan, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Idris Rumalutur. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula kantor Perpustakaan dan Kearsipan SBT Senin, (19/07/21)

 

Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati SBT Idris Rumalutur, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT Sumarno Sagala, Ketua STAI Seram Timur, pejabat Esolon 3 dan 4, Staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Mahasiswa STAI Seram Timur, serta sejumlah Tim IT pada dinas setempat. (HN-Musakrim