Demi Hak Warga, Disdukcapil SBT Akan Lembur

Demi Hak Warga, Disdukcapil SBT Akan Lembur
Demi Hak Warga, Disdukcapil SBT Akan Lembur

BULA, hunimuanews.com - Pemerintah Seram Bagian Timur terus berupaya agar semua warga yang layak menjadi pemilih dapat menggunakan hak pilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku  tahun 2018 dan  pemilihan umum tahun 2019.

 

Upaya yang dilakukan, antara lain menyelesaikan masalah belasan ribu warga yang terancam tidak dapat memilih karena belum memiliki KTP Eletronik.

 

Sebelumnya, diketahui sebanyak 14.530  warga di daerah ini terancam tidak dapat memilih, karena belum memiliki KTP Eletronik atau Surat Keterangan yang merupakan salah satu syarat untuk menggunakan hak pilih.

 

Setelah diteliti lagi oleh dinas Dukcapil, diketahui sebanyak 2.226 warga dari 14.530  tersebut telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga, jumlah warga yang belum memiliki KTP atau NIK tersisa 12.304 orang.

 

Hanya saja, 2.304  warga yang  diketahui telah memiliki NIK tersebut belum dipastikan telah memiliki KTP Eletronik atau belum.

 

Hingga saat ini, dinas Dukcapil  kabupaten SBT terus melakukan perekaman di sejumlah kecamatan di daerah ini, sehingga, jumlah warga yang terancam tidak memilih dapat diminimalisir.

 

Dari sejumlah kecamatan yang disambangi petugas Disdukcapil  untuk melakukan perekaman, sudah tercatat sekitar 4 ribu warga yang juga telah melakukan perekaman, diantaranya di kecamatan Pulau Gorom, Gorom Timur, Pulau Panjang, Bula Barat dan Bula Timur.

 

Sementara itu, dinas Kepala dinas Dukcapil kabupaten SBT, Sidik Rumalowak melalui akun Facebooknya, Jumat (25/5) menyampaikan pemberitahuan yang ditujukkan kepada  para Camat, para kepala pemerintahan negeri dan kepala pemerintahan negeri Administarif dan  seluruh warga Seram Bagian Timur.

 

Dijelaskan, dalam rangka menyukseskan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2018 dan pemilihan umum tahun 2019, diharapkan peran serta semua pihak terkait tertib administrasi kependudukan, diantaranya kepemilikan KTP Eleteronik sebagai salah satu syarat dalam memenuhi hak politik warga negara.

 

“Untuk itu, kami sampaikan beberapa hal sebagai tanggung jawab dan kerjam sama kita semua elemen masyarakat,”tulis Rumalowak pada laman Faceboknya@Sidik Rumalowak  tersebut.

 

Lebih lanjut disebutkan, bagi warga yang sudah melakukan perekaman tapi belum mendapatkan KTP Eletronik, dapat mengunjungi kantor Disduk Capil untuk mengurusnya.

 

“Apabila data bapak/ibu yang sudah merekam datpi belum status PRR (Print Ready Record-red), bisa meminta surat Keterangan,”ujarnya

 

Para camat juga diharapkan peran serta, menginstruksikan para kepada desa/negeri Administratif, agar turut berperan aktif dalam mendata warganya, baik yang telah melakukan perekaman maupun yang melakukan perekaman dan disampaikan kepada pihaknya.

 

“ Agar kita sama-sama dapat mengambil langkah dalam melaksanakan tugas dimaksud,”tulis Rumalowak.

 

Lanjut Rumalowak, bagi para camat yang wilayahnya telah didatangi tim Disduk Capil untuk melakukan perekaman, dapat mengambil KTP Eletronik warganya masing - masing yang sudah dicetak di kantor Disduk Capil SBT.

 

Bagi warga kecamatan Bula dan sekitarnya, bahwa demi mempercepat kepemilikan KTP Eletronik maka selain siang hari, pihaknya juga akan i melayani perekaman pada malam hari sejak Sabtu (26/5) malam.

 

“Pelayanan di malam hari dimuali sejak tanggal 26 Mei – 5 Juni 2018. Selesai Sholat Tarawawih sampai pukul 00 Wit,”pungkasnya.(HN-MB)