Cuaca Ekstrim,Pemkot Ambon Himbau Agar Wagra Hati-hati

Cuaca Ekstrim,Pemkot Ambon Himbau Agar Wagra Hati-hati
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengimbau warga untuk mewaspadai musim hujan yang berdampak pada terjadinya bencana banjir dan longsor.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy di Ambon, Sabtu menyatakan, menyikapi cuaca ekstrem di Pulau Ambon serta dampak yang ditimbulkan maka warga diminta untuk siaga menghadapi bencana.

"Memasuki musim hujan warga yang bermukim di lereng bukit, sungai atau yang rawan banjir diminta waspada mengantisipasi tingginya curah hujan yang akan terjadi beberapa waktu mendatang," katanya.

Menurut dia, hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada terjadinya tanah longsor dan banjir, karena itu warga diminta untuk memperhatikan lingkungan tempat tinggal.

Warga diminta untuk memperhatikan selokan dan jalur air, serta tidak membuang sampah ke sungai dan lereng gunung.

"Curah hujan di Kota Ambon pada Mei hingga Juli cukup tinggi, karena itu warga diminta waspada dan rutin membersihkan lingkungan sekitar. Masyarakat harus waspada dan jangan lengah terhadap ancaman bencana alam tersebut," katanya.

Richard juga menyatakan pihaknya telah mengimbau warga untuk tidak melakukan pembangunan rumah di lereng bukit dan sekitar daerah aliran sungai.

"Kami juga telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tidak memberikan Ijin Membangun Bangunan (IMB) di kawasan lereng bukit maupun daerah aliran sungai, tetapi masih saja ada warga yang membandel," ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya juga telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ambon untuk melakukan antispasi melalui pemantauan serta mengaktifkan nomor kontak BPBD, sehingga ketika masyarakat menghubungi dapat segera ditangani.

"Jangan sampai ada masyarakat yang melaporkan bencana yang terjadi, tetapi tidak ditindaklanjuti dan menimbulkan komplain," tandas Richard.

Ditambahkannya, Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan juga dapat melakukan pemantauan terutama jika selesai hujan, dapat dilakukan pemantauan ke seluruh kawasan jangan sampai ada sampah tertinggal akibat hujan.

"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan BMKG untuk memantau setiap jam laporan cuaca yang patut diantisipasi warga dan dikirimkan secara berkala," ujarnya.