Cegah Wabah Covid19, MUSPIKA Bula Barat Gelar Aksi Serentak

Cegah Wabah Covid19, MUSPIKA Bula Barat Gelar Aksi Serentak

BULA, hunimuanews.com-Aksi Pencegahan Memutus Mata Rantai Wabah COVID-19, Kepala Wilayah Kecamatan Bula Barat bersama TNI POLRI, Tenaga Kesehatan, dan Relawan Desa serta pihak terkait, melaksanakan aksi Penyemprotan cairan Disinfektan Serentak di seluruh desa di kecamatan penghasil Padi di Bumi Ita Wotu Nusa itu, pada Jumat, (10/04 2020).

 

Pantauan hunimuanews.com  Kegiatan ini dipimpin langsung Camat Ridwan Rumonin, SE., Danramil Bula Kapten Inf. Bambang S., dan Perwakilan Kapospol Bula Barat, M.F. Sambas.

 

Kegiatan yang diawali Apel Pembukaan di Desa Waesamet dan Waeketambaru sekitar pkl. 08.00 dan berakhir di Desa Jembatan Basah pkl. 18.00 Wit. Disela kegiatan itu, Arahan Danramil Bula, Bambang S., kepada tenaga relawan desa, menjelaskan.

 

"Kegiatan pencegahan Ini adalah aksi kemanusiaan untuk keselamatan masyarakat, keluarga anak-anak, maka kita semua harus serius dan tidak perlu menuntut bayaran dalam kegiatan ini" Bambang menambahkan.

 

"Ada 10 orang Anggota TNI yang dikerahkan dalam Aksi ini, sementara Anggota Kepolisian yang dikerahkan sebanyak 9 orang.

 

Dikesempatan yang sama, Kepala Wilayah Kecamatan Bula Barat Rumonin, saat dimintai keterangan pers menjelaskan, Pihaknya dari jauh hari sudah menyurati seluruh kepala  desa untuk menggelar aksi pencegahan wabah mematikan itu.

 

"Aksi ini dilaksanakan dengan menyediakan 3.300 Liter cairan disinfektan, pembagian masker, sarung tangan dan alat pengaman diri serta alat semprot disediakan masing-masing desa" ungkap rumonin

 

Selain itu "Hari ini 7 desa sudah melaksanakan aksi penyemprotan yaitu Desa Waesamet, Waematakabo, Pancoran, Waketambaru, Jakarta Baru, Dream Hils, Hoti, dan Jembatan Basah". tutur rumonin

 

Rumonin menambahkan "Desa yang belum melaksanakan aksi penyemprotan ini akan dikoordinasikan untuk melaksanakan aksi serupa sebagai upaya serius memutus mata rantai Wabah COVID-19" ungkapnya

 

Lebih jauh Rumonin berharap, ditengah ketidak pastian berakhirnya masa tanggap darurat dan wacana terkini pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Dirinya berharap.

 

Pencegahan wabah di perlukan dengan memikirkan ketersedian "Untuk melindungi warga di Kabupaten ini Pemda perlu mengkaji agar ada kebijakan penyediaan bahan pokok berupa bantuan sembako yang disediakan untuk disalurkan kepada kategori Kepala Keluarga berpenghasilan rendah di seluruh desa-desa di SBT". Tutup rumonin. (HN-Al)