Belum Ada Lonjakan Penumpang Jalur Laut Ternate

Belum Ada Lonjakan Penumpang Jalur Laut Ternate
PT Pelni Cabang Ternate, Maluku Utara menyebutkan belum ada lonjakan penumpang dari dan ke pelabuhan laut Ternate yang menggunakan jasa kapal Pelni. 

"Hingga saat ini lonjakan penumpang belum terlihat, meskipun Ramadan akan memasuki pekan ketiga, namun kenaikan arus penumpang juga belum dirasakan," kata Kepala Cabang PLNI Ternate, Lasinuru di Ternate, Minggu.

Dia menjelaskan, biasanya seminggu sebelum memasuki ramadhan itu kenaikan arus penumpang sering terjadi, namun untuk Ramadan kali arus penumpang normal-normal saja.

Kendati demikian, dirinya memprediksi lonjakan penumpang dari Ternate ke berbagai kota lainnya akan terjadi pada 15-16 Juni 2017, terutama KM Labobar yang akan berangkat dari Ternate-Bitung dan berbagai kota lainnya serta KM Dororonda tujuan Ternate-Namlea dan Ambon. 

Menurut Lasinru, sejak hari puasa hingga sejarang, baru dua kapal yang rutenya ke Ternate, yaitu Labobar dan Sinabung, apalagi sekarang masih dalam kondisi normal, sebab dari Ambon tujuan Ternate dan Bau-Bau estimasi penumpangnya hanya 400 penumpang.

"Saat ini penumpang kebanyakan hanya sampai ke Bau-bau saja dan untuk KM Sinabung di Kamis nanti, karena untuk penumpang ke Papua kelihatannya tidak terlalu banyak, sebab banyak yang menggunakan pesawat," kata Lasinuru.

Dia menambahkan, saat ini hanya dua daerah menjadi dua tujuan terbanyak, yaitu di Ambon dan Bau-Bau, namun diperkirakan dua minggu setelah Idulfitri barulah lonjakan penumpang baru mulai terlihat.

Dia menambahkan, memang ada penambahan seat yang diberikan langsung dari pusat dan itu sebanyak 130 persen dari kapasitas seat yang ada. 

Akan tetapi, untuk di Ternate, kapasitas yang lebih diberikan kayaknya tidak langsung digunakan, sebab kelebihan 130 persen tersebut digunakan jika terjadi lonjakan yang maksimal, namun di Ternate jika dilihat dari tahun-tahun sebelumnya Ramadan di Ternate tidak terlalu terjadi lonjakan.

"Sekarang penumpang belum terjadi kenaikan, bahkan sekarang belum terlihat, makanya kelebihan kapasitas belum bisa digunakan," katanya.