Angin Kencang Hantam Pantai Gumumae SBT

Angin Kencang Hantam Pantai Gumumae SBT

BULA, hunimuanews.com-Kerusakan di kawasan Pantai Gumumae, Desa Sesar, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) semakin merajalela. Kerusakan tidak hanya terjadi pada talud gumumae, namun kali ini beberapa lokasi di tempat wisata tersebut mengalami rusak parah akibat pohon tumbang yang dihantam angin kencang dan hujan lebat pada Rabu, (24/02/2021) malam.

 

Temuan media ini dilapangan pada Kamis, (26/02) pagi kemarin, terlihat disepanjang jalan menuju pintu masuk pantai wisata gumumae  itu, ada sejumlah pohon tumbang yang menghambat akses masuk. Tak hanya itu, ada juga tiang listrik yang jatuh. Bahkan kabelnya terseret di aspal. 

 

Sementara itu, dikawasan bagian tengah pantai gumumae, ada satu pohon tumbuh besar yang jatuh hingga merusak bangunan di tempat tersebut. Bahkan, ada juga pohon yang roboh menghantam tempat jualan warga. Tamba lagi, sejumlah pohon tumbang lain berantakan di sekeliling tempat wisata itu. 

 

Pantauan koran ini di lokasi, jelang pukul 16:00 Wit. Belum ada pihak terkait dari pemerintah daerah yang membersihkan. Baik itu dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata. 

 

Ahmad Yani Urat, warga yang tinggal di kawasan wisata gumumae tersebut meminta keseriusan Dinas terkait untuk bisa menjalankan tugasnya. "Memang ini kondisi alam. Tapi setidaknya, Dinas terkait harus serius dalam menjalankan tugas,"kata Ahmad Yani, saat diwawancarai media ini, Kamis, (25/02).

 

Yani, yang baru satu tahun membuka usaha rumah kopi di tempat itu mengatakan, pihak dinas jangan hanya meraut keuntungan dari pengunjung saat berwisata. Tapi bagaimana bisa menjalankan tugasnya. "Tugas Dinas Pariwisata juga itu, harus menjaga kebersihan dilingkungan sekitar ini,"katanya.

 

Sosok anak muda ini pun mendesak Dinas Lingkungan Hidup jangan diam dengan kondisi kekotoran di sepanjang jalan masuk pantai gumumae. "Dong (meraka) dinas itu harus datang membersihkan kawasan ini. Kalau dibiarkan terus-menerus begini, nanti warga sekitar yang setengah mati,"jelasnya. (HN-Yan)