Aksi Protes Penggunaan Simbol Adat "Kakehang" Diatas Trotoar

Aksi Protes Penggunaan Simbol Adat "Kakehang" Diatas Trotoar

AMBON, hunimuanews.com-Komunitas Anak Adat Maluku dan Kalesang Maluku melakukan aksi damai di Kantor Walikota Ambon, Kamis (23/08) Siang. Dengan tuntutan minta Pemerintah Kota Ambon, menggantikan sejumlah trotoar berisi lambang dan simbol adat (Kakehang) Maluku.

 

Para demonstran menilai penggunaan simbol-simbol adat di sepanjang jalan trotoar sangat melecehkan budaya sekaligus  harga diri orang Maluku. Oleh karena itu mereka mengecam dan meminta dengan tegas agar pemerintah Kota Ambon dalam waktu 95 hari segera melakukan penggantian seluruh Kakehang yang ada di sejumlah trotoar yang ada di Kota Ambon.

 

Koordinator aksi, Pelmilaun Vigel Baubun, mengatakan pemerintah Kota Ambon dinilai lalai menjalankan kesepakatan yang pernah dibuat antara komunitas Kalesang dan Paguyuban anak adat Maluku dalam beberapa kali pertemuan.

 

“Aksi yang dilakukan ini semata-mata untuk memposisikan adat agar dihargai seluruh pihak, karena apa yang dibuat oleh Pemerintah kota Ambon jelas-jelas tak dapat ditolerir sebab menyangkut dengan budaya dan adat yang masih sangat kental di daerah ini” Tegas Baubun.

 

Sekaligus dalam pernyataannya mereka meminta agar para pihak yang terlibat harus diberi sanksi tegas agar kedepan persoalan semacam ini tidak terulang kembali.

 

Pemerintah kota Ambon yang diwakili Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, Anthony Gusatav Latuheru, menemui para pendemo dan menyatakan, Pemkot berjanji akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan para demonstran.

 

Baubun bersama para demonstran lainya, menyampaikan apresiasi terhadap Pemkot Ambon, dengan catatan jika dalam waktu 95 hari Pemkot tidak juga melakukan pembongkaran dan menggantikan sejumlah trotar yang dimaksud maka mereka akan kembali melakukan aksi yang sama dalam jumlah yang lebih besar.

 

Dan para aksi berjanji ketika tututan mereka tidak di indahkan mereka akan membongkar sendiri trotoar yang ada simbol Kakehang tersebut. (HN-dms)