20 Desa di SBT Terima Program "Tekad" Tahun 2021

20 Desa di SBT Terima Program "Tekad" Tahun 2021

BULA, hunimuanews.com-Dua puluh desa di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menerima program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) tahun 2021. Program tersebut diterbitkan Kementerian Desa (Kemendes) PDTT.RI melalui kegiatan "Start Up Workshop" yang berlangsung di lantai tiga hotel Surya Bula, Jum'at (1/10/21).

 

Adapun dua puluh desa dimaksud diantaranya :

1. Desa Kelaba             

2. Desa Salas               

3. Desa Rumfakar       

4. Desa Keta Rumadan  

5. Desa Keleser           

6. Desa Rumoga          

7. Desa Kilga Kilwou    

8. Desa Selor                 

9. Desa Afang Kota Fadedo

10. Desa Undur           

11. Desa Sumbawa

12. Desa Kilmury

13. Desa Kilbon Kway

14. Desa Mising

15. Desa Bitorik

16. Desa Taa

17. Desa Kilfura

18. Desa Akat Fadedo

19. Desa Liantasik

20. Desa Salagur Kota 

 

Dari dua puluh desa penerima program tersebut, dilihat dari rincian status IDM-nya hingga dikategorikan sebagai desa berkembang maupun desa tertinggal.

 

Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas dalam sambutannya mengatakan, program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) itu, merupakan bukti konkrit peran serta kepedulian para pemangku kepentingan daerah dalam mengambil bagian secara aktif untuk mengatasi setiap permasalahan terutama pengembangan usaha ekonomi desa.

 

" Ini merupakan bukti nyata serta kepedulian para pemangku kepentingan di daerah ini, hingga secara cepat mengatasi segala permasalahan, khusunya terkait dengan pengembangan usaha ekonomi desa," kata Keliobas dalam mengawali sambutannya.

 

 

Dikatakan, sistem ekonomi secara jelas telah tertuang dalam undang-undang 1945. Dengan demikian ungkap Dia, hal tersebut menjadi pijakan untuk membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat di bumi Ita Wotu Nusa ini. Tidak hanya itu, ekonomi masyarakat khususnya pada aspek pembangunan pedesaan, telah disandarkan dalam undang-undang 1945 pasal 36 A.

 

Selaku Kepala daerah, Keliobas mengapresiasi program Tekad tersebut. Menurutnya, program Tekad sangat signifikan, untuk itu lanjut dia perlu didukung sepenuhnya sebab memuat perencanaan holistic dan komperensif dengan adanya tiga komponen program diantaranya, Pemberian ekonomi desa, Kerja sama pengembangan ekonomi desa, dan inovasi pembelajaran dan kebijakan pembangunan.

 

"Bagi saya program ini sangat penting, untuk itu perlu didukung agar mampu mewujudkan pemberdayaan dari sisi perekonomian masyarakat," harapnya

 

Diketahui kegiatan "Start Up Workshop" tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdul Mukti Keliobas, sekaligus dilakukan penandatanganan bersama perwakilan 5 desa penerima program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) tahun 2021 secara simbolis.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Seram Bagian Timur Abdul Mukti Keliobas, Kepala Pemdes Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah (Sekda) SBT Djafar Kwairumaratu, Pimpinan OPD dilingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) SBT para pimpinan wilayah kecamatan, serta sejumlah Kepala Negeri dan Negeri Administratif se-kabupaten Seram Bagian Timur . (HN-MR