Warga Effa Harap SK Kades Ditinjau Lagi

Warga Effa Harap SK Kades Ditinjau Lagi

BULA, Hunimuanews.com-Warga Desa Effa, Kecamatan Kesuy Watubela kabupaten Seram Bagian Timur, menggelar demonstrasi pada, Senin, (24/9) mendesak Pemerintah di daerah ini untuk membatalkan SK pelantikan kepala desa setempat.

 

Pantauan hunimuanews.com, demonstrasi yang digelar di kantor bupati Seram Bagian Timur itu, diikuti oleh sejumlah warga desa Effa. Para pendemo memulai aksi mereka sekira pukul 10.30 WIT

 

Saat berorasi, warga membeberkan, pengangkatan dan pelantikan kepala Desa Effa, Ahmad Sugi Rumakefing perlu ditinjau lagi.

 

"Mengingat Ahmad Sugi Rumakefing bukan anak adat yang ada di Desa Effa,  jadi kami meminta kepada Bupati agar SK pelantikan itu segera dicabut",  ungkap salah satu orator, Salim Rumakefing. 

 

Warga juga menduga dokumen terkait pengangkatan kepala desa tersebut yang diserahkan kepada bupati, tidak sah, "Karena terjadi pemalsuan data yang diserahkan ke Bupati untuk dilakukan pelantikan, "tegas Salim Rumakefing. 

 

Setelah berorasi beberapa saat di pelataran kantor Bupati, barisan pendemo diterima oleh salah satu staf ahli Bupati, Ali Daeng Pratty. 

 

Dihadapan warga, Ali Daeng Pratty mengatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Bupati Kabupaten SBT, Abdul Mukti Keliobas. 

 

Aksi yang berlangsung selama dua jam itu berjalan tertib hingga selesai dibawa pengawalan personil Polres SBT dan perseonil Satuan Polisi Pamong Praja.

 

Terpisah, kepala dinas Pemberdayan Masyarakat dan pemerintah desa kabupaten SBT, Jafar Kwairumaratu saat dikonfirmasi mengatakan, bila tuntutan warga adalah terkait dokumen pengangkatan kepala desa, perlu diproses melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Itu, mereka lewat PTUN saja,”ungkap Kwairumaratu via seluler.

 

Sementara itu, kepala wilayah kecamatan Kesuy Watubela Jefri Warat dan kepala desa Effa Ahmad Sugi Ruamkefin belum berhasil dikonfrimasi terkait masalah tersebut. (SR)