Usai Penutupan Liga Amal 2020, Begini Penjelasan Ketua Panitia

Usai Penutupan Liga Amal 2020, Begini Penjelasan Ketua Panitia

BULA, hunimuanews.com - Liga Amal angkatan 2020 yang dilaksanakan di kota Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang di buka pada tanggal (14-28/11/2020) di Lapangan Angkasa Vutsal, Jln Wailola Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

 

Kegiatan ini diikuti oleh 21 Tim terhitung dari angkatan 2000 hingga 2020 sekabupaten seram bagian timur, kegiatan ini juga di dukung oleh berbagai pihak diantaranya, Direktur NSP Family Bung Abdullah Ronald Pichal, Winkel supermart, Koni SBT, permata hitam, dan Fres Mandiri.

 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Liga Amal angkatan 2020 M. Syamsudin Tueka, kepada wartawan saat di konfirmasi Via WhatsApp Minggu, (29/11/2020).

 

Saat dikonfirmasi, Tueka menjelaskan
Ada beberapa hal yang menjadi alasan dan tujuan  mereka untuk melaksanakan kegiatan Liga amal ini, tidak hanya sebatas turnamen angkatan, namun lebih dari mempererat hubungan silaturahmi antara sesama angkatan, dan semua pihak yang telah berkontribusi baik dalam kegiatan tersebut.

 

" Kegiatan ini dilaksanakan bukan semata-mata mencari hiburan dan eforia saja, atau membuktikan siapa yang menang dan siapa yang kalah, namun kegiatan ini katong laksanakan untuk sedikit mengurangi perhatian dan konsentrasi pemuda dalam menanggapi isu-isu politik yang kian memanas di bumi Ita Wotu Nusa ini, hingga pemuda ini sedikit meluangkan perhatian mereka ke dunia olahraga melalui liga amal angkatan 2020". ungkap Tueka.

 

Selain itu Ketua panitia Liga amal ini, juga menambahkan alasan lain dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa kemanusiaan serta mempunyai rasa kepedulian yang tinggi melalui dunia olahraga.

 

"Kenapa kegiatan ini katong kasi nama Liga Amal, padahal sebelumnya kegiatan ini katong beri nama Liga Angkatan, karna yang bertanding hanya angkatan saja, mulai dari angkatan 2000 sampai dengan angkatan 2020, namun alasan katong yang paling mendasar untuk memberi nama kegiatan ini adalah kegiatan Liga amal tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan rasa kemanusiaan katong antara sesama serta ingin membantu orang orang yang membutuhkan bantuan katong". Tutur Tueka.

 

Kegiatan yang berlangsung dengan kurun waktu 15 hari sejak pembukaan hingga penutupan, kini menyisahkan tim-tim terbaik yang berlaga pada babak semi final hingga final. 

 

Dalam penjelasannya Tueka mengatakan Tim yang menjuarai kegiatan liga amal ini diantaranya Empat angkatan yang menduduki posisi juara pada babak final diantaranya angkatan 2008, angkatan 2019, angkatan 2014 dan angkatan 2009

 

"Yang berlaga di babak final itu cuman 4 tim atau empat angkatan saja, dan yang menjadi juara pertama hingga juara harapan satu dalam kegiatan ini, yaitu angkatan 2008 sebagai juara pertama, angkatan 2019 sebagai juara dua, 2014 sebagai juara tiga dan juara empat atau harapan satu yaitu angkatan 2009".

 

Diakhir penjelasan melalui Via WhatsApp kepada wartawan, Tueka berharap agar kedepan pemerintah daerah lebih memperhatikan sarana olahraga di kabupaten seram bagian timur ini dalam bentuk menyiapkan tim-tim terbaik melalui seleksi untuk mengikuti event-event besar di tingkat nasional bahkan internasional. Tutup Tueka. (HN-AMR)