Usai di Gaji, Honorer Satpol-PP SBT Bakal di Rumahkan

Usai di Gaji, Honorer Satpol-PP SBT Bakal di Rumahkan

BULA, hunimuanews.com-Usai menerima gaji yang di bayarkan, rencananya tenaga honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) SBT, bakal dirumahkan alias di berhentikan sementara sambil menunggu adanya penerimaan anggota baru.

 

Pernyataan itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Seram Bagian Timur, Jafar Kwairumaratu. saat mendampingi Wakil Bupati (Wabup) SBT Idris Rumalutur untuk memimpin apel bersama puluhan anggota Satpol-PP di pelataran kantor Bupati pada Rabu, (05/05/21).

 

"Sek, tolong setelah apel ini arahkan semua ketemu bendahara untuk bayar gaji mereka," ujar, Jafar di depan kantor Bupati.

 

Dijelaskan, langkah ini mesti diambil, sebab menurutnya, Satpol-PP di berikan SK setiap tahun. Kendati demikian kata Jafar, dengan kondisi keuangan daerah dalam masa pendemi covid-19 yang mengalami revicusing sekitar 60 Miliar lebih. hal itu tentunya berdampak pada jumlah perekrutan honorer Satpol-PP akan datang.

 

"Setelah di gaji, anda diberhentikan di rumah sementara. Kita akan rekrut ulang. Insyaallah, satu dua Minggu kedepannya," katanya.

 

Dilain sisi, Pemerintah Daerah (Pemda) bakal berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan honorarium anggota Satpol PP yang diketahui sebanyak 280 anggota.

 

Melalui kesempatan itu, Jafar memerintahkan Sekretaris Satpol-PP Kasman Kelimagun untuk mengarahkan semua honorer Pol PP menuju dinas terkait untuk dilakukan pembayaran gaji mereka.

 

Selain itu salah satu Anggota Pol PP SBT, saat di konfirmasi media ini mengatakan, mereka baru saja menerima gaji honorernya dua bulan, selanjutnya ia belum bisa memastikan pembayaran selanjutnya.

 

"Katong baru terima dua bulan saja, yang sisanya belum pasti," ujarnya

 

Dia bahkan mengakui pernyataan Sekda soal status mereka yang bakal dirumahkan usai menerima setoran honorernya dini hari.

 

"Tapi Katong samua akan di rumahkan selama dua Minggu ke depan, setelah itu baru dong kasi info antara tetap bertahan, atau berhenti", tutupnya. (HN-MR)