Upaya Percepatan Penurunan Stunting di SBT Butuh Komitmen Bersama

Upaya Percepatan Penurunan Stunting di SBT Butuh Komitmen Bersama

BULA, hunimuanews.com-Upaya percepatan penurunan stunting di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dibutuhkan komitmen bersama. Hal ini bertujuan untuk mengurangi angka stunting yang terdata dan terkonfirmasi pada 198 Desa di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

 

Upaya yang dilakukan pihak terkait dalam menekan laju angka stunting di daerah penghasil Migas ini, Dinas kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus berkomitmen melakukan aksi pencegahan setiap tahun berjalan.

 

"Dinas kesehatan akan berupaya sekuat tenaga dan semaksimal mungkin untuk mengurangi setiap persoalan kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan angka stunting di seluruh desa di kabupaten SBT," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Samun Rumakabis pada rapat koordinasi monitoring dan evaluasi percepatan penurunan angka stunting Kamis Malam,(24/06/21) di Gedung Serbaguna Dinas Kesehatan SBT.

 

Dalam sambutan tertulisnya Samun menjelaskan stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sejatinya membutuhkan perhatian serius oleh pemerintah. Tidak hanya itu, lanjut Samun pihaknya berupaya memaksimalkan kondisi kesehatan masyarakat kembali pulih hingga mencapai penilaian seratus persen untuk siap didata dan dilaporkan.

 

Ia juga menambahkan, persoalan dimaksud membutuhkan kerja sama dari semua elemen dilingkup pemerintah kabupaten termasuk para penjabat desa, kaur desa dan seluruh kader posyandu agar turut berupaya memaksimalkan kondisi tersebut.

 

"Ini bukan saja tanggung jawab kami tapi para penjabat desa dan seluruh elemen desa turut serta memulihkan kondisi ini," ujarnya

 

Hal senada turut disampaikan Duta Parenting Provinsi Maluku Ny. Widya Pratiwi Murad. Dalam sambutannya Widya Mengatakan, pencegahan angka stunting mesti dilakukan secara bersama, dengan melibatkan semua OPD, dinas terkait sebagai penanggung jawab termasuk lembaga non pemerintah.

"Untuk mengurangi angka stunting semua pihak harus bersinergi agar cepat teratasi," ucap Widya

 

Ia mengaku, selaku Duta Parenting Provinsi Maluku kedatangan dirinya di bumi Ita Wotu Nusa ini untuk melakukan monitoring serta evaluasi terhadap percepatan dan pencegahan penurunan angka stunting di SBT.

 

Selain itu kehadiran Widaya ingin mengetahui sejauh mana kerja kerja pemerintah daerah (Pemda) SBT melalui dinas terkait dalam penanganan masalah tersebut. Sebab menurutnya selaku Duta Parenting Provinsi Maluku dirinya banyak menemui kendala berupa tingkat penanganan masalah stunting yang belum maksimal di beberapa kabupaten di provinsi Maluku.

 

"Tujuan kedatangan saya melakukan monitoring sekaligus ingin mengetahui cara pemerintah daerah dalam menangani kasus stunting ini seperti apa dan sejauh mana menuai hasilnya," ucapnya

 

Diketahui dalam kegiatan tersebut, sejumlah OPD Dan di lingkup pemerintah kabupaten Seram Bagian Timur menerima bantuan secara simbolis dari TP PKK provinsi (Pemprov) Maluku.

 

Bantuan itu diserahkan kepada Dinas PMD SBT, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan Dinas Ketahanan Pangan.

 

Acara tersebut dihadiri, Wakil Bupati (Wabup) kabupaten Seram Bagian Timur Idris Rumalutur, Sejumlah OPD terkait, Duta Parenting Provinsi Maluku Ny, Widya Pratiwi Murad, Ketua TP PKK SBT Ny, Misa Keliobas Jajaran Forkopimda SBT, Serta OPD dilingkup Provinsi Maluku. (HN-MR