Belum Terima Laporan Gizi Buruk, Bupati SBT Geram

Belum Terima Laporan Gizi Buruk, Bupati SBT Geram

Bula,hunimuanews.com-Sudah hampir satu Minggu ada anak penderita gizi buruk dirawat di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Bula, tapi dinas kesehatan kabupaten Seram Bagian Timur tidak menyampaikan laporan kepada bupati, Abdul Mukti Keliobas tentang masalah tersebut. Keliobas pun marah.

 

Setelah mendapatkan informasi tentang empat anak yang saat ini dirawat di RSUD Bula karena menderita gizi Buruk, Keliobas langsung "menyemprot" kepala dinas Kesehatan.

 

“Tadi malam (Selasa malam-red) saya sampai ribut-ribut. Saya telepon kepala dinas Kesehatan, kenapa persoalan seperti ini (gizi buruk-red) tidak dilaporkan kepada bupati,” kata Keliobas kepada wartawan di Bula, Rabu (21/11).

 

Seharusnya, kata keliobas masalah gizi buruk di daerah ini dilaporkan, agar disikapi secara maksimal melalui upaya penanganan serta upaya pencegahan, sehingga tidak terjadi lagi kasus serupa.

 

“Saya marah kepala dinas kesehatan. Setiap persoalan yang terjadi di SBT, paling tidak disampaikan kepada bupati. Setiap perkembangan sekecil apapun bupati harus tau dong,”ungkap Keliobas.

 

Apalagi, selain dinas kesehatan, masalah gizi buruk juga sangat terkait dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya dinas Sosial dan dinas Ketahanan Pangan.

 

Bila ada laporan, kata Keliobas maka dapat digelar rapat koordinasi dengan semua OPD terkait, agar tercipta sinergitas yang lebih baik dalam menyelesaikan masalah gizi buruk di daerah ini.

 

“Sekarang saya mau bicara apa, kalau datanya tidak ada di saya,”tegasnya.

 

Masih terkait gizi buruk, mantan ketua DPRD kabupaten SBT ini juga mengatakan, kinerja jajaran dinas Kesehatan di setiap Puskesmas perlu divaluasi.

 

“Segera tertibkan kepala-kepala Puskesmas dan turun setiap saat di lapangan, sehingga persoalan gizi buruk yang terjadi di kampung-kampung segera dilaporkan dan dilihat langkah-langkah apa yang diperlukan dari pemerintah daerah,”tandasnya.

 

Menyoal biaya perawatan empat anak yang menderita gizi buruk saat ini, Keliobas menegaskan pemerintah daerah akan mengambil langkah untuk menyelesaikan.

 

“Pasti, kalau kondisi seperti ini, maka Pemda akan mengambil langkah untuk menyelesaikan biayanya,”kata Keliobas.(SR)