Terkait Kebutuhan Nelayan, Ini Tanggapan Anggota DPRD SBT

Terkait Kebutuhan Nelayan, Ini Tanggapan Anggota DPRD SBT
Terkait Kebutuhan Nelayan, Ini Tanggapan Anggota DPRD SBT

BULA, hunimuanews.com - menanggapi kebutuhan nelayan di Kabupaten Seram Bagian Timur  (SBT) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ahmad Voth mengatakan, dirinya berkewajiban untuk mengawal semua program yang diusulkan nelayan.

 

"Maka saya berkewajiban untuk melakukan pengawasan terhadap kemajuan dan kesejahteraan nelayan di Kabupaten SBT" ungkap Voth saat menghadiri acara diskusi sehari bersama Himpunan Nelayan Mandiri Indonesian (HINMI) di Bula pada Kamis, (5/09/19)

 

Perwakilan DPRD sebagai pemateri dalam diskusi sehari bersama HINMI itu, meminta agar sesegera mungkin semua pikiran nelayan dituangkan dalam satu bentuk rekomendasi. Agar tidak terkesan ada rekayasa. 

 

"Dan peryataan itu benar-benar dikeluarkan dari lubuk hati yang paling dalam dari orang-orang nelayan. Karena selama ini mereka ingin hidup layak seperti nelayan yang ada di Kabupaten dan Kecamatan-Kecamatan di provinsi lain" ucap politisi partai Gerinda itu.

 

Terkait pengawasan, anggota DPRD SBT terpilih periode 2019-2024 itu mengakui pihaknya sudah melakukan usaha. Namun masih terkendala pada beberapa hal teknis. "maka itu, DPRD harus keras mengambil langkah dan tegas dalam pengawasan" desak Voth.

 

Oleh karenanya menurut Voth, di Kabupaten ini hanya ada tiga program yang paling penting yakni, pelayanan pemerintahan, pelayanan pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan. "Dan nelayan, mereka masuk pada poin ketiga" tuturnya.

 

Sebab itu, lanjut politisi yang akrab di sapa Echal Voth tersebut mengharapkan, apa yang menjadi program nelayan secara khusus segara dilakukan dengan baik, benar dan merata. Agar bantuan yang diberikan juga tidak salah arah. "Jangan sampai pertanian diberikan bantuan nelayan. Kalau ada, saya rasa itu Natasa pengawasan buang salah" ucapnya. (HN-Opan)