Talut Gumumae Ambruk, Ini Tanggapan KNPI SBT

Talut Gumumae Ambruk, Ini Tanggapan KNPI SBT

BULA, hunimuanews.com- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melayangkan protes keras terhadap pembangunan Talut di pantai gumamae desa sesar Bula, yang belahan mengalami kerusakan.


Melalui sejumlah informasi yang diterima media ini, proyek tersebut dikerjakan CV. Julion Jaya Pratama (JJP) pada Oktober 2020 lalu belum dituntaskan sampai jangka waktu yang ditentukan, kini pekerjaan itu sudah kembali rusak.  


Sejalan dengan hal itu, Rusdi Rumata selaku ketua DPD KNPI SBT kepada hunimuanews.com Minggu siang (7/2/21) mengecam keras perancanaan pekerjaan talud yang di duga pekerjaannya dirancang secara asal asalan oleh konsultan perencanaan.


"Kalau dengan hasil pekerjaan model bagini kita tidak bisa menyalahi kontarktornya saja tetapi juga konsultan perencanaan bangunan ini". Kata Rumata.


Rumata mengaku, dirinya sesal atas proyek yang dikerjakan dengan menggunakan uang negara senilai 1.475.474.000.00 yang sejatinya diperioritaskan bagi kesejahteraan 
masyarakat kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).


"Menurut saya ini pekerjaan kacau sekali, kotraktor dengan pekerjaan yang tidak memperhatikan struktur tanah disini, ini terlihat ada karung berisi pasir yang sengaja di jadikan sebagai dasar saja". Tegasnya


Selain itu, Rumata juga sangat sesal atas kewalahan dinas Pariwisata Kabupaten SBT yang pada awalnya tidak mempunyai rencana dalam berinovasi akan pembangunan tempat wisata hingga sampai pada pengawasan pekerjaan proyek seperti tampak gambar dimaksud.


Menurutnya jika kondisi pekerjaan suda seperti ini mestinya kontraktor konsultan dan Dinas terkait bahkan pihak hukum segera mendiskusikan persoalan dimaksud guna menciptakan format baru dan mengambil langkah langkah ideal atas masalah tersebut.


"KNPI tidak berhak atas siapa yang di advokasi dibalik masalah ini, sebab siapapun yang mendapatkan efek jeranya, masyarakat ini tidak merasakan apa-apa". Tutupnya. (HN-amr)