Somasi BPD Abujapi Ke Trans 7, Parto & Denny Cagur

Somasi BPD Abujapi Ke Trans 7, Parto & Denny Cagur

JAKARTA, hunimuanews.com- Konfrensi Pers bersama awak media elektronik maupun cetak di lakukan oleh Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD ABUJAPI Jakarta Raya bertempat di Bakoel Coffe Cikini Jakarta (22/01/2020).

 

Hal ini di lakukan terkait sebuah stasiun televisi swasta Pada hari Jumat 17 Januari 2020 yaitu Trans7 menayangkan program TV hiburan Opera Van Java.  ini menjadi salah satu acara hiburan yang memiliki rating yang tinggi di masyarakat terlebih tingkah laku dan ucapan-ucapan yang bombastis untuk memancing penontonnya tertawa terpingkal-pingkal.

 

Ini acara lawakan dengan artis-artis yang menjadi idola masyarakat baik anak-anak dan orang tua.

 

mereka dalam menghibur masyarakat mampu memperkaya kehidupan ekonomi keluarga mereka dan memang itulah profesi mereka sebagai artis profesional.


Profesional adalah orang-orang yang bekerja dengan memiliki kemampuan pekerjaan yang ahli berpengalaman dan menghormati norma atau etika saat ia melaksanakan pekerjaannya. Karena profesionalisme itulah yang membedakan setiap orang dalam menjalani dan menyelesaikan Apa yang ditugaskan kepadanya orang yang sangat paham aturan mengetahui batasan-batasan perilaku dan ucapan yang patut dan tidak patut di tengah masyarakat karena itu Setiap perusahaan akan membutuhkan orang-orang profesional untuk mendatangkan keuntungan bagi perusahaannya dan kehidupan ekonomi.
pekerjaan tersebut yang ditayangkan pada jam 20.00 wib sampai jam 21 30 wib secara live oleh Trans7 dan artis Denny Cagur menggunakan simbol atau atribut dan seragam yang biasa digunakan oleh satuan pengamanan atau Satpam lengkap dengan topi dan alat-alat pengamanan yang biasa digunakan satpam untuk membela diri jika terjadi tindakan kekerasan.  dan pihak lain yang membawakan tugasnya.


dalam pelaksanaan tugas semua satpam dilengkapi dengan pentungan yang dikenal dengan *Tongkat Letter T.*  Alat ini sebelum dimiliki dan dipergunakan oleh setiap satpam wajib mengikuti Pendidikan dan Pelatihan.
Atribut satpam dan lontaran lelucon yang disampaikan selama acara tersebut dalam penilaian kami telah menghina profesi satuan pengamanan di seluruh Indonesia. Demikian diungkapkan  biro advokasi Bonny andalanta Tarigan, SH, perlu diketahui SATPAM adalah pekerjaan profesional dan berada di bawah pembinaan POLRI karena satpam berdiri berdasarkan pasal 3 ayat 1 huruf C undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.  

Semuah profesi satpam harus melalui pendidikan dan pelatihan sesuai Peraturan Kapolri nomor 24 tahun 2006 tentang pelatihan dan kurikulum satpam Perkap 24 tahun 2007 tentang manajemen satpam dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2012 tentang pelaksanaan pengawasan dan pembinaan teknis terhadap polisi khusus. PPNS dan bentuk-bentuk PAM Swakarsa serta wajib mendapatkan sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional sertifikasi profesi bnsp.

 

Setiap satpam profesional bekerja dibawah perusahaan resmi berbadan hukum dan wadah tersebut disebut di bawah pembinaan badan usaha jasa pengamanan Indonesia sesuai Peraturan Kapolri nomor 17 tahun 2006 Setiap perusahaan satpam wajib memiliki surat rekomendasi dari POLRI dan surat izin operasional jasa pengamanan selain perusahaan wajib memenuhi syarat administrasi semua satpam wajib memenuhi syarat profesinya karena itu semua satpam harus mengikuti pelatihan Garda Pratama untuk pelatihan dasar gada Madya untuk satpam yang akan menduduki jabatan supervisor dan gada utama untuk satpam yang akan menjadi manajer atau chief security
Profesi satpam tidak semudah profesi artis komedi yang bisa dicapai dengan perilaku dan ucapan lucu serta mengangkat kehidupannya yang kadang penuh sandiwara agar supaya menjadi terkenal profesi satpam menghidupi keluarga mereka dengan bekerja keras yang malam menghadapi sindiran bahkan cibiran dan cacian satpam masih dianggap pekerjaan orang-orang rendahan dan dijalani oleh orang-orang berpendidikan rendah padahal berbagai aturan kepolisian telah membuat profesi satpam menjadi profesi yang menjalani fungsi Kepolisian terbatas karena itu satpam berada dibawah pengawasan dan pembinaan kepala korps pembinaan masyarakat badan pemeliharaan keamanan ( KAKORBINMAS BAHARKAM ) Polri.


Prosesi artis Parto dan Denni Cagur yang menggunakan seragam yang melambangkan profesi satpam membuat profesi ini semakin tidak berharga di tengah masyarakat karena menjadi candaan, guyonan, bahkan membuat keberadaan satpam di lingkungan kerja mereka tdk memiliki kebanggaan dan kepercayaan diri. Sebagai sesama profesi yang menghidupi keluarga secara halal. Maka perilaku candaan Patrio dengan Denny telah menghina profesi Satpam.


Karena itu Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesi (ABUJAPI) Jakarta Raya melalui Bidang Hukum dan Advokasi mengambil langkah hukum. Kamipun sudah mengirimkan Surat Somasi kepada penanggubg jawab acara Opera Van Java, Patrio dan Denny Cagur untuk segera meminta maaf kepada semua Satpam di Indonesia. Jika surat somasi yg kami kirimkan tidak cepat di tanggapi maka bidang Hukum dan Advokasi BPD ABUJAPI jaya akan melakukan proses pelaporan di Mabes Polri atas dugaan tindak pidana penghinaan profesi Satpam. Melanggar Undang Undang nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran dan Undang undang Nomor 11 Tahun 2008Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Demikian di ungkapkan oleh Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Samuel Lengkey S.H., MH (HN-Hasan WD)