Soal Ricuh Aksi Demo, Inilah Enam Poin Pernyataan Sikap KAHMI SBT

Soal Ricuh Aksi Demo, Inilah Enam Poin Pernyataan Sikap KAHMI SBT

BULA, hunimuanews.com-Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Seram Bagian Timur (SBT) mengeluarkan Enam poin tuntutan sebagai pernyataan sikap terkait aksi demo yang berujung ricuh. Minggu (21/07/19) malam. 

 

Inilah enam Poin pernyataan sikap KAHMI SBT: 

Pertama, Mendukung secara penuh tuntutan yang di sampaikan oleh HMI cabang SBT pada tanggal 20 Juli 2019 dalam aksi demonstrasi di halaman kantor Bupati Seram Bagian Timur.  

 

Kedua, KAHMI SBT sangat menyesali tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggota polisi, anggota satpol PP dan salah satu oknum ASN atas nama saudara Abdurahim (alias) Bambang Payapo terhadap Pengurus HMI cabang SBT.  

 

Ketiga, Mendesak Bupati SBT agar segera memberi sanksi tegas terhadap oknum anggota Satpol PP dan salah satu oknum ASN atas nama saudara Abdurahim (alias) Bambang Payapo terhadap pengurus HMI cabang SBT.

 

Keempat, Mendesak Bupati SBT segera mengevaluasi Kepala satpol PP terkait tugas pengamanan masa aksi demonstrasi di pelataran kantor Bupati. 

 

Ke Lima, Mendesak Kapolres SBT agar memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Polres yang menyalahi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengamanan aksi demonstrasi. 

 

Keenam, Apabila Kapolres tidak mengindahkan tuntutan sebagaimana yang tertuang pada poin (5) diatas maka KAHMI SBT akan melayangkan nota protes kepada Kapolda Maluku untuk segera mencopot saudara AKBP SAMINATA dari jabatan Kapolres SBT. 

 

Enam butir pernyataan sikap itu merupakan hasil kesepakatan pengurus KAHMI SBT dengan tembusan ke KAHMI pusat. di sampaikan dalam keterangan pers di kafe HRC pantai rolex bula. (HN-AL)