Soal Dana Covid-19, Fraksi Gerindra Desak Camat Teor Diperiksa

Soal Dana Covid-19, Fraksi Gerindra Desak Camat Teor Diperiksa

BULA, hunimuanews.com - Ketua Fraksi Gerindra Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Costansius Kolatfeka, mendesak penegak hukum di Bumi Ita Wotu Nusa, untuk melakukan pemeriksaan terhadap Camat Teor Inda Adiyati Rumakuwai soal dana pencegahan Covid-19. Pasalnya, setelah Rumakuwai melakukan pencairan 35 persen hingga kini, dirinya belum turun ke lokasi untuk menjalankan rodah pemerintahan.

 

"Camat sudah melakukan pencairan 35 persen tentang dana Covid-19 Kecamatan. Tapi sampai saat ini camat belum  melakukan pelayanan untuk masyarakat Kecamatan Teor soal dana tersebut" ucap Ketua Fraksi Gerindra Costansius Kokatfeka kepada hunimunews.com di Bula Selasa, 12/05/2020.

 

Ketua Fraksi Gerindra ini mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk menidak lanjuti pembicaraan dalam forum paripurna DPRD Kabupaten SBT. "Kami sudah melakukan paripurna, dan kami menetapkan untuk mengawal dana Covid-19 sebanyak 18 milyar yang diperuntukkan pencegahan Virus tersebut" ucap Kokatfeka.

 

Kolatfeka menambah, jika tidak ihlas berbakti untuk Kecamatan Teor, alangkah baiknya camat Teor segera melakukan permohonan pengunduran diri. "Kalau sudah melakukan pencarian, segera kembali ke Kecamatan untuk menjalankan tugas. Bukan harus tinggal di Bula. Itukan bentuk ketidak seriusan camat berbakti untuk negeri" kata Kokatfeka.

 

Untuk itu atas nama Fraksi Gerindra Kabupaten SBT Costansius Kokatfeka mendesak, agar Kejaksaan  Negeri (Kejari) SBT dan Pihak Kepolisian serius melakukan pemeriksaan terhadap Camat Teor yang sudah melakukan pencarian, namun belum melakukan realisasi dilapangan.

 

"Kejari SBT dan Kepolisian di Bumi Ita Wotu Nusa harus melakukan pengawalan serius terhadap Dana Covid-19, baik terhadap Camat-Camat dan semua yang yang tergolong mengelola 18 milyar termasuk tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19" tutup Kokatfeka.

 

Karena dugaan Costansius Kokatfeka, jangan sampai dana Covid-19 tersebut diperuntukkan untuk kegiatan lain yang bukan termasuk dalam keputusan yang sudah disepakati. "Untuk itu juga, ketua Tim Gustu Covid-19 harus tertib melakukan pengawalan terhadap semua pengurusnya. Baik di Kabupaten, Kecamatan sampai di Desa-desa" kata Kokatfeka.

 

Untuk diketahui, Costansius Kokatfeka juga menelpon Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Usman Keliobas, untuk siap meberikan keterangan pada Kejaksaan Negeri. (HN-OPAN)