Sarana Air Bersih Untuk 20 Desa Di SBT

Sarana Air Bersih Untuk 20 Desa Di SBT

 

Bula SBT, Masalah kekurangan air bersih di kabupaten Seram Bagia Timur terus mendapat perhatian serius pemerintah. Tahun ini, dibangun sarana Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di  20  desa.

 

 

Pembangunan SPAM tersebut, diantaranya  dilakukan melalui kerja sama masyarakat di 16 desa dengan pemerintah melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

 

“Lagi jalan tahun ini. Totalnya 16 desa dengan rincian (angaran) 13 desa bersumber dari APBN dan 3 desa bersumber dari APBD kabupaten SBT tahun 2018,”Ungkap Kepala bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Seram Bagian Timur, Djabar Tianotak saat dikonfirmasi Senin (5/2).

 

Ia mengungkapkan, 16 desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan yakni  kecamatan Pulau Gorom (Desa Rumanama Kotawouw Kataloka, Usun Kataloka, Buan Kataloka, Namalean, Sera, Loko, Kulgowa, Garogos, Derak dan Amarsiakaru) dan di kecamatan Gorom Timur ( desa Kilkoda, Rarat, Kiltufa, Miran Keledar, dan di Bas) serta satu desa di kecamatan Bula yakni desa Englas.

 

Selain di kecamatan tersebut, pemerintah juga akan  membangun sarana SPAM di kecamatan lain di daerah ini dengan dukungan melalui program Pamsimas.

 

"Kita bertahap.Tahun ini kita fokus tuntaskan di Pulau Gorom dan Gorom Timur serta satu desa di kecamatan Bula tersebut. Setelah itu di kecamatan lain. Dengan begitu juga mempermudah fasilitator Pamsimas dalam memfasilitasi masyarakat, "katanya.

 

Satu tenaga fasilitator menangani lebih dari satu desa. Sehingga,  bila pembangunan SPAM dilakukan di beberapa kecamatan yang berjarak jauh maka menyulitkan fasilitator.

 

"Kalau misalnya satu fasilitator tangani satu atau dua desa di kecamatan Werinama dan satu atau dua desa di kecamatan Pulau Gorom maka itu lebih sulit. Karena itu kita bertahap. Tahun depan kita beralih ke kecamatan yang lain, "jelasnya.

 

Selain itu,  lanjut Tianotak saat ini juga dibangun SPAM di dua lokasi di kecamatan Pulau Gorom, yakni di Rumeon dan di Aroa dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) kabupaten SBT tahun 2018.

 

Pemerintah juga membangun sarana SPAM menggunakan anggaran dari  APBN yang dikelola pemerintah provinsi  di beberapa lokasi lain di kecamatan Pulau Gorom yakni di Dulak dan Ondor serta Kataloka.  

 

“Jadi, total (SPAM)  yang dibangun dengan APBN, DAK maupun APBD SBT  sebanyak 20 lokasi atau desa,” Pungkas Tianotak. (HN – BM)