Saling Pecat Dalam Kubu Partai Hanura

Saling Pecat Dalam Kubu Partai Hanura

Jakarta, hunimuanews - Partai Hanura terbelah, perseteruan antara Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) dan Sarifuddin Suding (Sekjen Partai) berimbas pada saling pecat di antara keduanya. 

Mosi tidak percaya yang ada di Dewan Pembina dan rangkapnya di pengurus harian itu 27 DPD Partai Hanura se-Indonesia, klaim Sekjen Hanura Sarifuddin Sudding saat jumpa pers di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan

Senada Wakil Sekjen Partai Hanura, Dadang Rusdiana yang menyatakan mosi tidak percaya ini yang diberikan oleh 27 DPD. “Jadi kita hanya merespons apa yang diisukan oleh DPD yang merasa kepemimpiann Pak OSO ada banyak masalah," kata Dadang. 

Sementara itu, Ketua DPP Partai Hanura, Rufinus Hutauruk seusai rapat di Blok M menegaskan, banyak laporan keluhan yang disampaikan pihak DPD Hanura kepada Dewan Pembina. 

“Dipecat seenaknya tanpa melalui proses rapat harian dan seterusnya, kemudian ancaman, kemudian ada juga proses yang sudah dilakukan terhadap keuangan partai kemudian ada juga fakta integritas yang ditabrak dan juga ada juga pengangkatan, pemecatan dan seterusnya,” kata Rufinus. 

Menurut dia, banyak DPD yang sudah menyampaikan keluhan tentang sikap Oesman Sapta lewat Sekjen Hanura Syarifudin Suding. Namun, keluhan itu sama sekali tidak ditanggapi OSO. 

Rapat pengurus Hanura yang dipimpin Sarifuddin ini pun menunjuk Marsekal Madya (Purn) TNI Daryatno yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum Hanura sebagai PLT Ketua Umum. Namun, masa jabatan Daryatno hanya sampai minggu depan, hingga Munaslub Partai Hanura digelar. 

"Sudah dibahas, tidak akan lama paling lama seminggu. Itu jadwal yang akan ditentukan karena mengingat ada proses verifikasi partai kita mengejar pilkada, kita mengejar pemilu yang akan datang kemudian verifikasi faktual," kata Rufinus. 

Sedangkan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang juga mengadakan rapat di hari yang sama dengan sejumlah pengurus Hanura di Kuningan Jakarta. Dalam rapat ini, Sekjen Hanura Sarifuddin Suding dinyatakan dipecat. 

"Kemarin sudah kita putuskan bahwa pergantian sekjen sudah kita lakukan, karena ini merusak marwah partai. Kalau menurut kita mengadakan pergantian, sah sah saja. Bisa dikukan secara prosedural. Secara dministrasi. Secara organisatoris," papar OSO. 

Menurut OSO, ada kelompok kecil yang ingin merusak partai. Ia pun menyatakan akan tegas menghadapinya. 

Ketua Bidang Organisasi Partai Hanura, Benny Ramdhani di tengah rapat yang digelar kubu OSO di Kuningan menyatakan, rapat yang digelar kubu Sarifuddin sebagai rapat liar dan ilegal. 

“Jangankan hasil-hasilnya, pelaksanaan rapat itu pun bisa dikatakan liar dan ilegal. Tanpa sepengetahuan ketua umum rapatnya. kata Benny. 

"Enggak, yakinlah. Karena beberapa DPD juga sudah menyampaikan ada hasutan terhadap isu-isu yang tidak benar, ada tekanan. Nanti akan ada arus balik lah," papar Benny.

Dadang membantah, akibat tidak lengkapnya komponen-komponen partai yang hadir di rapat kubu Oesman Sapta, maka keputusannya pun dinilai ilegal. (HN - LukyP)