Rumalowak : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Sangat Membantu

Rumalowak : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Sangat Membantu

BULA, hunimuanews.com - Setelah kebijakan belajar di Rumah menyusul pandemi Covid-19, Kemendikbud akan mendukung para siswa dengan program “Belajar dari Rumah Melalui TVRI”. Program ini dinilai akan sangat membantu siswa dan guru.

 

Plt Kepala dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga kabupaten SBT, Sidik Rumalowak mengaku sangat mengapresiasi langkah Kemendikbud yang bekerjasama dengan LPP TVRI untuk menyiarkan program tersebut.

 

Rumalowak menegaskan, langkah Kemendikbud dengan program belajar dari rumah melalui TVRI sangat tepat ditengah kondisi wabah Covid-19 saat ini. Para guru dan siswa akan sangat terbantu dengan program tersebut. 

 

"Ini adalah langkah maju, dan TVRI telah menjawab apa yang menjadi kebutuhan pendidikan saat ini. Secara pribadi, kami menyampaikan apresiasi kepada TVRI  yang sudah bekerja sama ini,"ungkap Rumalowak di ruang kerjanya, Sabtu (11/4/2020).

 

Karena itu, lanjut Rumalowak pihaknya telah meneruskan informasi tersebut kepada semua jajaran disdikbudpora di tingkat kecamatan, yakni Unit Pelaksana Teknsi Dinas hingga ke satuan pendidikan atau sekolah.

 

"Kami sudah mengintruksikan melalui Whatsapp  kepada para  kepala  UPTD, kepala sekolah di tingkat SMP,  SD dan TK-Paud", kata Rumalowak

 

Selain itu, Dirinya mengaku telah mempublikasi program tersebut melalui media sosial lain yakni Facebook,  dengan demikian  orang tua juga dapat berpartisipasi memberikan waktu dan ruang sehingga memanfaatkan TVRI semaksimal mungkin. "Jadi, prinsipnya kami di SBT sudah siap,"Terangnya

 

Diketahui, Kemendikbud akan memulai program belajar dari rumah melalui TVRI tersebut pada, Senin (13/4/2020) selama tiga bulan dengan jadwal materi dibagi per Minggu untuk setiap satuan pendidikan.

 

"Kami telah memperoleh jadwal,  jadi materinya per Minggu. Mulai dari tingkat Paud, SD hingga tingkat SMP. Dan hari ini sudah saya instruksikan kepada bagian kurikulum untuk menyurati secara resmi,"jelas Rumalowak.

 

Sementara itu, terkait para siswa dan guru di wilayah yang belum didiukung dengan pelayanan listrik yang maksimal, Rumalowak mengatakan para siswa setempat masih dapat belajar secara mandiri di rumah seperti yang telah berlangsung sekira satu bulan terakhir.

 

Selain para siswa, Rumalowak juga berharap para guru mengikuti program tersebut, sehingga dapat memberikan tugas-tugas tambahan kepada para siswa.(HN-03)