Reses Rodolf Lailossa, Fokus Silaturahmi & Berbagi

Reses Rodolf Lailossa, Fokus Silaturahmi & Berbagi

MASOHI, hunimuanews.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dari Fraksi Partai Golkar, Rodolf Lailossa, melakukan kegiatan reses masa sidang ke-III (tiga) tahun 2020 di dua Kecamatan di Maluku Tengah (Malteng) dengan melakukan silaturahmi bersama warga sekaligus berbagi sembako

 

Kegiatan tersebut di pusatkan di Negeri Nakupia, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS) dan Negeri Waraka Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Malteng, pada Selasa (05/01/2021).

 

Kepada media ini, Anggota DPRD Kabupaten Malteng Rudolf Lailossa, menyampaikan pelaksanaan reses masa sidang III, yang di laksanakan bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah konstituenya.

 

Lailossa yang juga Ketua DPD Golkar Malteng ini mengatakan masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat.

 

“Reses ini merupakan kewajiban bagi anggota DPRD. Setiap tiga bulan, anggota Dewan turun ke Dapil untuk bertemu konstituen, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian disalurkan,” Ungakpanya.

 

Ia menjabarkan, dari suara-suara masyarakat yang berhasil dihimpun melalui reses tersebut akan direkap dan dibuat laporan kemudian diteruskan kepada pimpinan di parlemen.

 

“Selanjutnya kita akan teruskan ke Bupati Malteng yang kemudian akan diteruskan lagi kepada OPD terkait,” ujarnya.

 

Usai menggelar reses, Lailossa langsung membagikan sembako berupa beras, ke masyarakat yang hadir diacara reses tersebut.

 

"Kali ini dalam mengunjungi konstituen warga masyarakat di Dapil 1 dengan memberikan sembako berupa beras 10  kilogram kepada 225 warga di Negeri Nakupia Kecamatan TNS dan 100 warga di Negeri Waraka Kecamatan Teluk Elpaputih," terangnya.

 

Lailossa yang juga anak adat Upu Latu (Raja) Negeri Waraka itu, menegaskan bagi-bagi sembako ini bukan pencitraan semata dan lain sebagainya melainkan sedikit berbagi dalam bentuk sedakah kepada warganya.

 

"Kegiatan semacam ini sudah sering saya lakukan di kampung saya jadi tidak pernah ingkari perbuatan apalagi saat ini sudah duduk menjadi wakil rakyat, karena suara rakyatlah saya bisa duduk jadi Anggota Dewan saat ini". Tutupnya (HN-Musakrim)