Pramugari Lion Air temukan paper bag berisi sabu di bangku penumpang

Pramugari Lion Air temukan paper bag berisi sabu di bangku penumpang
Pramugari Lion Air dikabarkan menemukan narkoba di dalam kursi pesawat yang ditinggal penumpangnya. Kasus ini tengah diselidiki polisi untuk mengungkap pemilik barang tersebut.

Informasi dihimpun, penemuan itu berawal saat seorang pramugari Lion Air JT-857, rute Palembang- Surabaya mengecek penumpang saat tinggal landas di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kamis (1/6) pukul 10.55 WIB.

Pramugari itu melihat ada satu tempat duduk (seat) kosong yang sebelumnya ditempati seorang penumpang yang diduga telah keluar lagi. Saat diperiksa bagian kabin pesawat tepat di atas seat yang kosong tersebut ditemukan tas kertas (paper bag) berisi kerupuk dan bungkusan yang dilapisi celana dalam. Setelah tak ada yang mengakui pemiliknya, barang itu diserahkan ke petugas PT Prathita Titian Nusantara (PTN) dan disimpan di laci meja gate 3 bandara.

Dua hari kemudian, bungkusan itu justru dijadikan mainan oleh pegawai dan barulah diketahui ada bungkusan saat dilempar-lempar. Lalu, diserahkan Avsec ke Bea Cukai untuk penyelidikan. Setelah diuji, bungkusan dalam plastik putih itu dinyatakan positif mengandung Methaphetamine atau MDMA (ekstasi) seberat 765 gram.

Tak itu saja, petugas juga menemukan bungkusan lain di dalam bag paper itu. Hal itu diketahui setelah pegawai bandara menusuk bungkusan dengan pena dan terlihat seperti garam.
Setelah diperiksa, barang itu merupakan sabu seberat 790 gram. Kini, kedua barang bukti telah dilimpahkan ke Polda Sumsel untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budisiswanto membenarkan temuan itu. Hanya saja, dia tidak mengetahui kronologis pasti penemuan karena masih dalam proses pengembangan.

"Ya, saya dengar desas-desusnya begitu, kalau tidak salah kejadiannya tanggal satu kemarin," ungkap Cahyo saat dihubungi merdeka.com, Minggu (4/6).

Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Tommy Aria Dwianto enggan memberikan komentar banyak terkait penemuan narkoba. Dia memilih meninggalkan wartawan saat dikonfirmasi.

"Kamu cari berita, saya cari tersangka," singkat Tommy.