Polres SBT Tegas Lakukan Pengamanan Surat Suara Hingga Tiba di KPUD

Polres SBT Tegas Lakukan Pengamanan Surat Suara Hingga Tiba di KPUD

BULA, hunimuanews.com-Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Timur (SBT), sangat tegas malakukan pengawalan dan pengamanan terhadap logistik surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati SBT, hingga tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat pada Jumat, 20/11/2020 pagi, sekitar pukul 09:00 WIT.

 

Kapolres SBT, AKBP Andre Sukendar mengatakan, pengawalan dan pengamanan dilakukan pihak Kepolisian dan TNI itu, mulai dari proses pencetakan surat suara  di PT. Pura Baru Utama, Kudus Surabaya, hingga proses pendistribusi mulai dari tanggal 16 November oleh PT Ekspresindo, melalui jasa penerbangan. 

 

Dan pengamanan hingga tiba di Bandara Udara Pattimura Ambon, pada Kamis Sore 19 November dan langsung dibawah menuju Kota Bula, melalui jalur darat menggunakan dua mobil rental bernomor polisi DE 1830 AO, dan PB 1899SF. 

 

"Untuk pengawasan dan pengamannya ini kita tidak hanya pada saat  pendistribusian dari Ambon ke Bula saja. Tetapi kita melakukan pengawasan berdampingan pada saat di mulainya pencetakan di PT. Pura Baru Utama di Kudus Surabaya" tutur Kapolres SBT saat diwawancarai awak media di Aula KPUD SBT Jumat, 20/11.

 

Soal jumlah surat suara yang masuk kata Kapolres, diterima KPU SBT saat ini, sesuai jumlah DPT. Ditambah 2,5% surat suara cadangan, dan dua ribu lembar surat suara lainnya untuk mengantisipasi Pemungutan Suara Ulang (PSU).  "Bagaimana prosesnya, tentu melalui pengawasan, pengawalan dan pendampingan terutama dari KPU, Bawaslu maupun dari Kepolisian dan TNI sebagai pengamanannya" ucap Kapolres.

Selain Itu, tentang pengawasan dan pengamanan surat suara di KPU SBT, Kapolres menyatakan, pihaknya selalu melakukan pengawalan ketat. Mulai dari proses penyimpanan sampai segala aktivitas yang berkaitan dengan logistik surat suara tersebut. "Tentu dalam proses selanjutnya mulai dari penyimpanan dan segala aktivitas yang berkaitan dengan logistik ini, terutama surat suara. Kita akan melakukan pengamanan bersama TNI satu kali 24 jam" ucapnya.

 

Kapolres mengharapkan, personil yang bertugas dapat melaksanakan sesuai dengan tanggungjawabnya.  Terutama mengamankan logistik  yang ada, kemudian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan logistik itu sendiri. Kwatirnya, jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan. "Dan mudah-mudahan itu tidak akan terjadi" harap Kapolres.

 

Untuk diketahui, saat surat suara tiba, Ketua KPUD Kisman Kelian bersama tiga komisoner dan Sekretaris KPUD tidak berada di tempat. Kecuali Amnun Nakib. Sementara Bawaslu, Ketua Bawaslu dan Komisionernya tidak ada. Melainkan Stafa.

 

Padahal, menurut Kasat Reskrim Polres SBT, Iptu La Beli mengatakan, saat logistik surat suara dari Ambon dikawal menuju Kota Bula, Kepolres telah menghubungi ketua KPUD dan Bawaslu via telefon. Namun, sesuai penglihatan media ini di lapangan, sampai dengan kegiatan penyerahan berakhir. Mereka yang dimaksud tidak ditempat.

 

Bahkan sampai dengan urusan pengadaan gembok Ruang Aula KPUD SBT, Kasat Reskrim La Beli, mengeluarkan satu lembar uang kertas pecahan seratus ribu rupiah dari dalam dompet menyedorkan ke komisoner KPUD Amnun Naqib, untuk meminta bantu staf mebelikan gembok. (HN-YAN)