Polisi: Angka Kejahatan Sudah Berkurang, Tapi Keberingasan Pelaku Kian Meningkat

Polisi: Angka Kejahatan Sudah Berkurang, Tapi Keberingasan Pelaku Kian Meningkat
Aksi perampokan yang juga disertai dengan penembakan, belakangan ini marak terjadi di lokasi hukum Polda Metro Jaya. Hal itu ditandai oleh tewasnya dua orang warga, yaitu Davidson Tantono (31) dan Italia Chandra Kirana (23).

Menanggapi hal tersebut, Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rikwanto ikut angkat bicara. Menurutnya, aksi kejahatan jalanan sebenarnya tengah menunjukkan tren menurun dari tahun ke tahun. Namun, keberingasan pelaku justru terlihat kian meningkat.

“Kalau dari angka, tidak banyak dibanding berubah dibanding beberapa tahun lalu. Tapi dari sisi kualitas ini memprihatinkan,” kata Rikwanto saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).

Sayang ketika disinggung perihal data pertahun, Rikwanto enggan membeberkan. Dia hanya menegaskan tindakan pelaku kejahatan semakin berani. Alhasil, masyarakat pun kian khawatir dengan teror yang dilancarkan para perampok.

“Ini efek psikologisnya tidak bagus buat masyarakat dan buat keamanan. Jadi kita sungguh-sungguh untuk mencari pelakunya tertangkap dan kita jaga juga lingkungan tak terjadi lagi,” pungkas Rikwanto.

Perampok semakin nekat beraksi. Mereka tidak segan menembak korbannya yanf berusaha menghalani aksi. Atas tragedi tersebut, setidaknya dua nyawa bergelimpangan.

Penembakan pertama terjadi ke Davidson Tantono (31) di Daan Mogot Jumat (9/6/2017) kemarin. Selain nyawa korban melayang, uang setidaknya Rp 300 juta yang dibawa Davidson, disikat pelaku.

Tidak lama, aksi penembakan kembali terjadi pada Minggu (11/6/2017) kemarin. Kali ini menimpa Italia Chandra Kirana Putri (23) di kawasan Karawaci, Tangerang. Italia tewas ditembak setelah memergoki dua orang sedang berupaya mengambil sepeda motor yang terparkir di rumahnya