Penting, Disdikbudpora Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Penting, Disdikbudpora Sosialisasi Penyelenggaraan Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

BULA, hunimuanews.com - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pumda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menggelar sosialisasi terkait Surat Edaran Bupati SBT Abdul Mukti Keliobas. Nomor 433/345/2020 tentang, kerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada seluruh kepala sekolah SD/MI SMP/MTs, SMA/MA/SMK Sabtu, 11/07/2020.

 

Selain Surat Edaran Bupati, Pelaksana Tugas (Plt) Disdikbudpora SBT Sidik Rumalowak dihadapan layar live zoom itu, juga mensosialisasi buku saku panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun 2020-2020 di masa Pandemi Covid-19.

 

Menurut Rumalowak, Surat Edaran Bupati itu sudah menjadi kewajiban pihaknya untuk mensosialisasikan sampai ke satuan-satuan pendidikan. " Dalam hal ini disampaikan kepada kepala-kepala sekolah dan para guru-guru, agar pelaksanaan pendidikan sesuai dengan edaran Bupati dimaksud" ucap Rumalowak.

 

Rumalowak menegaskan, penyelenggaraan pendidikan di masa Pandemi Covid-19 ini, harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu kata Rumalowak, di tahun pelajaran 2020-2021, wajib setiap sekolah menyusun program kerja, sebagai dekomen resmi dan ditindaklanjuti untuk kerja tahunan.

 

Sementara wilayah yang masuk kategori jona merah dan jona hijau menurut Rumalowak, proses pembelajaran harus tetap patuh berhadapan protokoler kesehatan, sebagaimana anjuran pemeritah pusat, pemeritah daerah, dan pemerintah daerah.

 

Berikut, Desa-desa di lima kecamatan yang dikatagorikan zona merah diantaranya, 10 desa di Kecamatan Bula secara keseluruhan. Desa Akijaya di Kecamatan Bula Barat, Desa Kilga di Kecamatan Kian Darat, Desa Lapela di Kecamatan Siwalalat dan Kecamatan Seram Timur Kota Geser.

 

"Lokasi zona merah diatas kata Rumalowak, pelaksanaan belajar mengajar bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA digantikan dengan belajar dari rumah" ucap Rumalowak dengan penuh harap.

 

Untuk diketahui, bagi sekolah di kecamatan yang masih pada zona hijau. Pada 13 Juli 2020, proses belajar mengajar mulai diberlakukan. "Dengan penerapan protokoler kesehatan, demi menjaga diri dari penyebaran Virus Corona-19" tutup Rumalowak. (HN-OPAN)