Pendemo : Samboyan Gumumae Tawotu Wanue Tak Dijiwai DPRD SBT

Pendemo : Samboyan Gumumae Tawotu Wanue Tak Dijiwai DPRD SBT

BULA, hunimuanews.com - Samboyan Gumumae Tawotu Wanue, yang terpampang di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Seram Bagian Timur (SBT) dinilai pendemo, tidak dijiwai secara persis oleh wakil rakyat di Bumi Ita Wotu Nusa.

 

"Samboyan Gumumae Tawotu Wanue yang terpampang ini, ternyata tidak dijiwai oleh anggota DPRD SBT" ucap salah satu orator dihadapan  Pimpinan, dan Anggota DPRD saat aksi unjuk rasa berlangsung di kantor wakil rakyat itu Kamis, 09/07/2020.

 

Pendemo yang berasal dari Aliansi Tabaus Tatanusi ini, kembali menduduki kantor DPRD SBT akibat, aksi demonstrasi yang digelar Senin, 29/06/2020 kemarin, terkait kondisi PLN yang meresahkan masyarakat Kecamatan Tutuk Tolu, Kian Darat, dan Siritaun Widatimur tidak digubris Pimpinan dan Anggota DPRD.

 

"Untuk itu kami kembali hadir kehadapan Pimpinan dan Anggota DPRD di negeri ini, untuk meminta pertanggungjawaban atas fungsi pengawasan meraka dalam memperjuangkan hak masyarakat" ucap pendemo.

 

Jalam Arey, perwakilan orator dari Kecamatan Tutuk Tolu pada kesempatan demonstrasi itu menyampaikan, seharunya DPRD paham betul soal simbol "Gumumae Tawotu Wanue" ucapnya. Karena menurut Jamal,, kalimat itu sebagai pembangkit semangat untuk membangun negeri.

 

Selainitu, Jamal meneriakkan tujuh anggota  legislatif perwakilan dapil dua untuk menemui pendemo dari Aliansi Tabaus Tatanusi. "Agil Rumakat, Somad Rumakabis, Azis Kelianda, Fathul Kwairumartu, Hasan Day, Alexander Patty dan Umar Gassam. Kalian harus keluar temuai kami" tutur Jamal.

 

Lanjut Jamal, kondisi PLN di tiga ini harus menjadi tanggung jawab bersama. "Jangan hanya kalian datang ambil suara, kampanye politik manis-manis tapi tidak mau berjuang untuk masyarakat" kata Jamal, aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon itu.

 

Namun untuk diketahui, pendemo dari Aliansi Tabaus Tatanusi tadi dijumpai Ketua DPRD SBT Noaf Rumauw, Ketua Komisi C Abdullah Kelilauw, Abdul Azis Yanlua. Sementara dari dapil dua yang hadir memenuhi panggilan pendemo yakin, Fathul Kwairumaratu, Hasan Day dan Abdul Azis Keliandan. (HN-OPAN)