Pendemo di SBT Minta Penegak Hukum Periksa Kepala PLN Ranting Kian Darat

Pendemo di SBT Minta Penegak Hukum Periksa Kepala PLN Ranting Kian Darat

BULA, hunimuanews.com - pemuda yang tergabung dalam Aliansi Peduli Masyarakat Tabaus Tata Nusi, di Bumi Ita Wotu Nusa, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada Senin, 29/06/2020 kemarin.

 

Kehadiran pendemo, selain meneriakkan pelayanan pasokan listrik yang tidak maksimal  dan meresahkan warga Kecamatan Tutuk Tolu, Kecamatan Kian Darat dan Kecamatan Siritaun Widatimur. Pendemo juga mendesak Kepala Kejari SBT untuk memanggil Kepala PLN Ranting Kian Darat untuk diperiksa. Selasa, 30/06/2020.

 

Pasalnya, pihak PLN ranting Kian Darat, tidak menjalankan tugas sesuai perintah  Undang-Undang Nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan. Padahal, disitu sudah jelas bahwa PLN memiliki tugas utama untuk melaksanakan usaha penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat sebagai pelayan publik.

 

Untuk itu pendemo, melalui Koordinator Lapangan (Korlap) Muhammad Saleh Keluan, saat menyerahkan tuntutan aksi ke Kepala Kejari SBT Muh Ilham, pendemo pempertegas agar Kejari sebagai penegak hukum mengaudit anggaran pemasangan listrik dan iuran perbulan di PT. PLN Ranting Kian Daratarat sesuai peraturan mentri ESDM RI nomor 27 tahun 2018.

 

"Kami juga meminta kepada Kepala Kejari SBT untuk mengaudit pemasukan Kapita minyak per tahun dan mengkorescek blangko kwitansi pembayaran listrik" ucap Muhammad Saleh Keluan di depan Kejari SBT Muh Ilham, yang baru saja mengganti kepala posisi kepala Kejari SBT sebelumnya Riyadi.

 

Menanggapi aspirasi pendemo, Kepala Kejari SBT Muh Ilham mengatakan, pihaknya akan mempelajari tuntutan pendemo sebelumnya. Dan secepatnya akan ditindak lanjuti.

 

"Dan saya merasa bangga, baru beberapa hari bertugas, saya sudah bisa bertatap muka dengan masyarakat seperti ini. Bagi saya ini suspice dan satu kebanggaan" kata Ilham, dihadapan pendemo. (HN-Opan)