Pemkot Tual Gelar Buka Puasa Bersama Masyarakat

Pemkot Tual Gelar Buka Puasa Bersama Masyarakat
Pemerintah Kota Tual menggelar acara buka puasa bersama Muspida, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, anggota partai politik dan organisasi kemasyarakatan serta insan pers, bertempat di Pendopo Yarler Tual, Jumat.

Wali Kota Adam Rahayaan dalam kesempatan itu mengatakan kegiatan tersebut dilakukan semata-mata agar terjalin hubungan silaturahmi di antara jajaran pemerintah kota dengan para tokoh dan masyarakat pada umumnya.

"Selain itu, buka puasa bersama ini juga untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, solidaritas, dan harmonisasi antarsesama masyarakat di Kota Tual, agar tetap terjaga dan ditumbuhkembangkan," katanya. 

Menurut Adam, semua kepala daerah memiliki upaya untuk menggagas ide-ide untuk selalu menjaga kebersamaan di tengah kehidupan masyarakatnya.

Ia lebih jauh mengatakan, Ramadhan merupakan bulan yang dirayakan sekali dalam setahun, sehingga tidak salah momentum itu dimanfaatkan untuk membuat kegiatan-kegiatan yang intinya membangun kesadaran seluruh elemen masyarakat akan arti penting menjaga persatuan dan kesatuan.

"Kita tahu bersama, dimana-mana orang berbicara persatuan namun berakhir hanya di bibir. Karena itu, selaku Kepala Daerah harus bisa menggunakan setiap momen untuk menciptakan kedamaian, ketertiban, dan keamanan," katanya.

Ketika masyarakat merasa aman, maka tercipta ketentraman sehingga seluruh aspek kehidupan dapat berjalan bagus, dari tingkat kota hingga ke desa dan dusun.

"Jika persatuan dan kesatuan serta kedamaian tercipta, maka kita tidak perlu khawatir lagi dalam melakukan segala aktivitas," kata Adam.

Ia menambahkan, dari tahun ke tahun harus ada peningkatan yang dicapai oleh setiap warga masyarakat.

"Setiap kali bulan puasa, kita ditempa, digembleng, ditarbiahkan untuk dapat menjadi hamba yang baik dan berkualitas," katanya.

Adam Rahayaan berharap para pegawai pemerintah kota Tual dapat terus meningkatkan pengetahuan dalam beragama.

"Kita kumpulkan pegawai tiga bulan sekali untuk mendapat nasehat dari para tokoh agama secara bergilir," katanya.