Pemerhati Lingkungan Desak Pemda SBT Tutup PT. AzriI Perkasa

Pemerhati Lingkungan Desak Pemda SBT Tutup PT. AzriI Perkasa

BULA, hunimuanews.com-Puluhan aktivis yang tergabung dalam pemerhati lingkungan di kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menggelar demonstrasi mendesak pemerintahan Bupati Abdul Mukti Keliobas dan Wakil Bupati Fahri Husni Alkatiri, untuk segera menutup perusahaan PT. Azril Perkasa.

 

Pasalnya menurut pendemo, perusahaan milik Sugeng Haryanto alias Tanjung, yang beroperasi di Kali Arkai, Desa Kilga, Kecamatan Kiandarat, tidak megantongi izin sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Pendemo yang didukung Lembaga Nanaku (L-Nama) Provinsi Maluku ini, dengan tegas dan serius meminta Bupati dan Wakil Bupati, untuk segara menutup perusahaan yang sudah lama beroperasi itu.

 

Di depan Kantor Bupati kabupaten SBT, Kordinator Lapangan (Korlap) Saidin Gassam dan Bakri Rumakey mewakili puluhan pendemo menyampaikan pernyataan sikap yang meliputi enam tuntutan yakni.

 

1. PT. Azril Perkasa harus bertanggung jawab terhadap kerusakan Iingkungan sebagaimana ketentuan PP Nomor 23 Tahun 2010. 

 

2. PT. Azriel Perkasa tidak memiliki dokumen lingkungan berupa (UPL/IUK/AMDAL), maka harus dihentikan secepatnya. 

 

3. PT. Azril Perkasa tidak memiliki izi usaha penambangan (IUP) dari Provinsi Maluku. Maka suda tentu melanggar UU no 4 tahun 2009 Pasal 40 ayat (3) pasal 48. Pasal 67. Pasal 74 ayal 1 dab 5 Pidana penjara 10 Tahun 

 

4. Pemerintah Daerah segera menindak lanjuti kejahatan lingkungan ini. Kalau tidak, kita ragukan kebijakan pemerintah dalam menangani isu-isu lingkungan.

 

5. DPRD kabupaten SBT segera memanggil pemilik PT. Azri Perkasa, untuk di minta pertanggungjawaban sekaligus memberhentikan operasi perusahaan tersebut. 

 

6. Atas kondisi sosial masyarakat SBT yang masih jauh dari kata sejahtera. Maka kami meminta komitmen DPRD SBT segara menunjukan keberpihakannya untuk Kecamatan Kilmury. (HN-Opan)`