Mudik Gratis Masyarakat SBT, 1014 Orang Diberangkatkan

Mudik Gratis Masyarakat SBT, 1014 Orang Diberangkatkan

BULA-hunimuanews.com: Wakil Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri secara resmi melepaskan warga SBT yang mengikuti program mudik gratis lewat transportasi darat dari kota bula menuju beberapa kecamatan, diantaranya kecamatan Tutuk Tolu, Kiandarat dan Kecamatan Werinama berlangsung di pelataran Kantor Bupati, Rabu, 21/06/2017 kemarin,

 

Secara lugas, Wakil Bupati dalam arahan singkatnya saat pelepasan warga yang menggunakan fasilitas Mudik Gratis transportasi darat, Fachri menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Dinas Perhubungan Drs. Hi. M. Ramli Kilwarani, dalam pelayanan masyarakat melalui program ini.

 

“Gelombang pertama direncanakan 200 orang diberangkatkan dengan KM. Fajar Baru, namun animo masyarakat semakin membludak, banyak warga yang tidak mendapat karcis atau tiket sebanyak 146 orang diberangkatkan dengan KM. Ales Mulia secara gratis juga, kedepan lewat berbagai pendekatan bisa lebih banyak masyarakat yang mengikuti program ini”

 

Wakil Bupati menyampaikan klarifikasi atas program Mudik Gratis  “masyarakat yang persoalkan kenapa program mudik ini tidak dari ambon? pertanyaan ini sama saja dengan kenapa tidak dari papua, kenapa tidak dari Sulawesi, dan kenapa tidak dari Jakarta” Lanjut Pak Wakil Bupati menyampaikan harapannya

 

“Jalan Lintas menuju werinama ada beberapa hambatan, begitu juga menuju tutuk tolu dan kiandarat ada beberapa jembatan kayu yang lapuk, lebaran tahun depan sudah tidak ada kendala lagi”

 

Dikesempatan yang sama Kilwarani melaporkan kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekda SBT tentang kegiatan Mudik Gratis yang diselenggarakan melalui satuan kerja yang dipimpinnya

 

“Melalui pemberian fasilitas mudik Gratis yang dicanangkan oleh Pemda SBT kepada masyarakat, hingga memasuki keberangkatan gelombang pertama dan kedua melalui Transportasi Laut sebanyak 868 orang dan melalui Transportasi darat sebanyak 146 orang sehingga total peserta berjumlah 1014 orang, jumlah ini belum termasuk gelombang ketiga” ungkap Kepala Dinas Perhubungan. (ID-HN0020217)