MI Cs Terancam 10 Tahun Penjara

MI Cs Terancam 10 Tahun Penjara

BULA, hunimuanews.com - Empat terduga bandar Judi Toto Gelap (Togel) yang ditangkap di kota Bula, yakni MI (22), AP alias Dae (44), EW alias Eli alias Epen (23), dan AR alias Nando (38) telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terancam hukuman penjara 10 tahun.

 

Kasat Reskrim Polres Seram Bagian Timur, IPTU. La Beli mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan  diserta barang bukti, pihaknya menetapkan empat terduga itu menjadi tersangka.

 

“Kami sudah lakukan proses penyidikan dengan menerapkan pasal 303  ayat 1 ke 1 dan/atau pasal 303 ayat 1 ke 2 KUH Pidana, ancaman hukumannya di atas 10 tahun,”kata Iptu La Beli saat dikonfirmasi hunimuanews di ruang kerjanya, Minggu (3/6).

 

Ditanya tentang keterlibatan orang lain selain keempat tersangka, IPTU. La Beli mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan diketahui adanya terduga lain. Namun, keberdaannya di luar Maluku. “Dia Kami  sudah kantongi namanya, akan kami selidiki,”katanya.

 

Sebagimana diketahui, keempat tersangka ditangkap oleh tim Satuan Reskrim Polres Seram Bagian Timur pada Minggu (3/6) dinihari di pasar Tradisional Bula.

 

Penangkapan dilakukan setelah Polisi mendapatkan informasi tentang adanya praktik penjualan kupon Togel melalui pesan singkat (SMS).

 

Sekira pukul 01:10 WIT dinihari, Polisi Reskrim menangkap tangan salah satu terduga yakni MI yang sedang melakukan rekapan Togel di pasar tersebut.

 

Dari tangan MI, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah Handphone dan uang tunai sebesar Rp 335.000.

 

Dari Hasil pemeriksaan terhadap MI, Polisi juga berhasil menangkap dua terduga lainnya yakni EW alias Eli alias Epen dan AR alias Nando.

 

Polisi juga mengamankan barang bukti lain, masing – masing dari EW alias Eli alias Epen berupa  uang tunai sebesar Rp 2.688.000, 1 buah Handphone, dan 1 buku catatan nomor Togel.

 

Sementara dari dari AR alias Nando, Polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 640.000 dan 1 buah Handphone.  

 

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap MI, EW dan AR alias Nando, terungkap bahwa hasil penjualan dikumpulkan di rekan mereka yakni  AP.

 

Polisi kembali bergerak, menangkap AP alias Dae, serta barang bukti berupa 1 buah Handphone dan bukti transfer bank BRI.(HN-MB)