Mengukur Kemajuan Negeri se-Tutuk Tolu Melalui IDM

Mengukur Kemajuan Negeri se-Tutuk Tolu Melalui IDM

BULA, hunimuanews.com-Guna mengetahui progres pembangunan di negeri dan negeri administratif se-kecamatan Tutuk Tolu kabupaten Seram Bagian Timur, akan dilakukan survey tentang Indeks Desa Membangun (IDM).

 

Langkah itu diawali dengan pelatihan Pokja Relawan Pendataan Desa  IDM yang digelar di negeri Waras-Waras, Senin (22/3/2021).

 

Diketahui, IDM adalah Indeks komposit yang dibentuk dari Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi Desa.

 

Ada dua tujuan penting IDM, yakni untukmenyediakan data dan informasi dasar bagi pembangunan Desa, serta menetapkan status kemajuan dan kemandirian Desa. 

Sekretaris kecamatan Tutuk Tolu, Buatan Muhammad Irfan mengatakan, Indeks Desa Membangun sangat penting,guna menyediakan data yang akurat tentang kondisi di setiap negeri dan negeri administratif.


"Karena itu, kami sangat berharap, bapak/ibu mengikuti pelatihan ini dengan baik, kemudian dilaksanakan secara maksimal,"ujarnya.

 

Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa, Abu Bakar Tuhuteru menyebutkan indikator Indeks Desa Membangun, diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, serta masalah sosial dan lingkungan. 

 

Bidang kesehatan misalnya, lanjut Tuhuteru tingkat indeks Desa Membangun dilihat pada fasilitas kesehatan di desa atau jarak antara dengan fasilitas kesehatan dengan Pemukiman warga suatu desa. 

 

"Nanti dilihat, apakah di desa itu ada Rumah Sakit atau tidak, ada Pustu atau tidak dan lainnya. Bila tidak ada, berarti dilihat jarak antara desa dengan fasilitas kesehatan terdekat. Nanti diberikan skor,"sebutnya.

 

Semakin dekat sarana kesehatan dengan Pemukiman warga, skornya lebih tinggi dari sarana dan yang jauh dari pemukiman warga.


"Kalau ada sarana kesehatan, misalnya lebih dekat dengan masyarakat maka skornya 5, kalau paling jauh skornya nol. Skor ini berlaku untuk semua indikator,"katanya. 

 

Tuhuteru menegaskan, hasil pendataan Indeks Desa Membangun tersebut akan menjadi salah satu dasar perhitungan dana desa tahun 2022.


Menyoal waktu, Abu Bakar Tuhuteru mengatakan, pendataan indikator Indeks Desa Membangun dimulai  tanggl 1 Maret - tanggal 21 Mei 2021.(HN-AL)